Ketua TP-PKK Kota Palu Hj.Diah Puspita Melepas Peserta Karnaval Budaya Dalam Rangka Memeriahkan HARDIKNAS.

 

Strateginews.id-Sulteng, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palu yang juga Bunda PAUD dan Bunda Guru Kota Palu, Hj. Diah Puspita, S.A.P., M.A.P., secara simbolis melepas peserta Karnaval Budaya dalam rangka memeriahkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, yang berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Palu, Sabtu (09/05/2026).

Karnaval budaya tersebut diikuti oleh seluruh satuan pendidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hardiknas Tahun 2026 sekaligus sebagai upaya melestarikan budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi, S.Pd., M.Pd., beserta jajaran pendidikan, para guru, siswa, dan masyarakat yang antusias menyaksikan jalannya pawai budaya.

Dalam laporannya, Kepala Disdikbud Kota Palu, Hardi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa karnaval budaya merupakan salah satu bentuk ekspresi seni yang menjadi program utama Pemerintah Kota Palu melalui Disdikbud, khususnya dalam pengembangan ekspresi budaya.

“Kita bersama-sama menghadiri karnaval budaya sebagai ekspresi seni yang merupakan salah satu program utama atau indikator utama Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, salah satunya adalah ekspresi budaya,” ujar Kadis.

Kadis Hardi menjelaskan, sejumlah rangkaian kegiatan telah dilaksanakan untuk memeriahkan Hardiknas 2026.

Upacara Hardiknas telah digelar pada 4 Mei 2026 dengan penampilan tari kolosal yang dibawakan guru SD dan guru TK se-Kota Palu.

Selain itu, jalan sehat juga telah dilaksanakan pada 2 Mei 2026.

Menurut Kadis, kegiatan budaya akan terus berlanjut melalui berbagai perlombaan yang dikemas dalam Gebyar Kearifan Lokal atau Gebyar Budaya yang akan dilaksanakan di Gedung Kesenian Kota Palu.

“Gedung itu sangat representatif sebagai tempat pertunjukan. Nantinya akan ada lomba bertutur Bahasa Kaili, stand up comedy Bahasa Kaili, balas pantun Bahasa Kaili, hingga lomba lagu Kaili. Semua ini dalam rangka melestarikan budaya Kaili,” jelas Kadis.

Sementara itu, Bunda Diah menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh peserta dan masyarakat dalam menyemarakkan pawai budaya tersebut.

“Alhamdulillah hari ini, dalam rangka memeriahkan Hardiknas, Pemerintah Kota Palu melaksanakan kegiatan pawai budaya. Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial iring-iringan, tetapi merupakan wujud cinta terhadap budaya kita. Kegiatan ini juga menumbuhkan rasa nasionalisme kita. Terima kasih atas antusiasme kita semua,” ungkap Bunda Diah.

Karnaval budaya berlangsung meriah dengan menampilkan beragam mobil hias yang di dalamnya ada atraksi seni, pakaian adat, dan kreativitas peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan yang mencerminkan kekayaan budaya daerah serta semangat kebersamaan dalam dunia pendidikan di Kota Palu.

(Damai Tebisi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *