Daerah  

Kejar Progres 89 Titik Gerai KDMP Di Flotim dan Lembata, Dandim 1624, Letkol Erly Merlian Sebut Siap Di Tahun 2026

Oplus_131072

STRATEGINEWS.id. Flotim- Dalam rangka menyukseskan Program Strategis Nasional khususnya pada pelaksanaan program pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Pemerintah pusat terus melakukan upaya dalam pelaksanaannya dengan terus melakukan percepatan pembangunan fasilitas gerai KDKMP di seluruh Desa dengan melibatkan semua stackholder.

Hal ini dibenarkan Komandan Distrik Militer (Dandim) 1624 Flores timur, Letnan Kolonel (Letkol) Inf. Erly Merlian, S.IP yang ditemui media di Markas Kodim 1624 Flotim, di Larantuka Rabu (22/4/2026).

Kepada media ini, Dandim Letkol Inf. Erly Merlian, S.IP menyatakan Kodim 1624/Flotim juga saat ini berkomitmen untuk terus mengejar progres pembangunan gerai KDKMP di dua kabupaten.

“Sudah ada 89 titik pembangunan gerai KDKMP yang menyebar di dua Kabupaten. Di Kabupaten Flores timur dengan 45 titik Desa dan Kabupaten Lembata dengan 44 titik Desa” ungkap Dandim Letkol Erly.

Target awal yang dicanangkan Pemerintah pusat melalui PT Agrinas Pangan Nusantara, sebut Dandim, di seluruh wilayah termasuk di wilayahnya untuk dapat menyelesaikan pembangunan kantor KDKMP pada akhir Juli 2026.

Untuk saat ini lanjut Dandim Letkol Erly Merlian, progress pembangunan gerai KDKMP di dua kabupaten ini sudah mencapai 43 persen.
Di Kabupaten Flotim dari 45 titik pembangunan gerai KDMP, baru 1 titik yang rampung 100 persen yakni di Desa Mokantarak , Kecamatan Larantuka.

Dua titik lainnya, hingga April ini hampir mendekati 100 persen seperti di Kelurahan Sarotari tengah, Kecamatan Larantuka dan di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang yang sudah mencapai progres 89 persen. “Harapannya bulan ini dua titik ini bisa selesai dengan progress 100 persen,” tegas Letkol Erly Merlian.

Progres pembangunan kantor KDMP tinggi lainnya di Flotim sebut Letkol Erly Merlian, juga tercatat di beberapa Desa lainnya seperti, di Desa Riangkemie, Desa Wailolong, Desa Lewobele, Desa Ilepadung, Desa Lewoloba, Desa Watowara dan beberapa desa lainnya.

Indikator kemajuan fisik paling tinggi dalam pembangunan gerai KDKMP kata Letkol Erly Merlian, diukur dari capaian pekerjaan bangunan gerai KDKMP yang sudah mencapai kontruksi atap.

Alasannya, material atap didatangkan dari luar Flores timur dan membutuhkan waktu yang agak lama karena matrial atap yang digunakan ini melalui tahapan fabrikasi dan distribusi dari wilayah Jawa.

Terkait kendala yang dihadapi Kodim 1624 Flotim mulai dari penentuan lahan dan pembangunan kantor KDMP, Dandim Letkol Inf. Erly Merlian, S.IP menyebut, masih ditemukan Desa – Desa yang belum memiliki lahan untuk pembangunan kantor Kopdes merah putih.

Soal lahan lanjut Letkol Erly Merlian, bukan menjadi kewenangan Kodim dalam menyiapkan tetapi menjadi kewenangan Pemerintah Desa. Setelah lahan siap, maka TNI akan membangun sesuai dengan arahan pada Instruksi Presiden (Inpres) nomor 17 tahun 2025 untuk percepatan pembangunan kantor KDKMP.

Kendala lain dalam pembangunan fasilitas KDMP sebut Letkol Erly Merlian, masih terkait ketersedian matrial non lokal yang belum tersedia di wilayah.

“Dalam menyukseskan Percepatan pembagunan gerai KDKMP butuh peran serta semua stakeholder. Untuk itu harap Letkol Erly Merlian, perlu adanya sinergi semua pihak dalam mendukung program ini.

(MB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *