Budaya  

Jelang Pelantikan MMBB se-Kalbar, MMBB Landak Gelar Ritual Adat Nyangahatn di Ngabang

Oplus_131072

STRATEGINEWS. Id. Landak Kalbar- Sebelum pelantikan dan pengukuhan Mangkok Merah Borneo Bersatu (MMBB) se-Kalimantan Barat yang digelar di GOR Patih Gumantar Kecamatan Ngabang, Sabtu (18/4/2026), MMBB Kabupaten Landak menggelar Ritual Adat Nyangahatn dengan menggunakan adat setempat.

Ritual adat dihadiri oleh Presiden MMBB, Diseniman Sanggup, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) MMBB, Leonardi, Ketua DPC Kabupaten Bengkayang, Ketua DPAC MMBB Kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang, Ketua DPC MMBB Kabupaten Landak, Junghi Suhardi, Ketua DPC MMBB Kecamatan Banyuke Hulu dan ketua DPC Kabupaten Kubu Raya, Yusta Yohanes bersama anggota.

Ritual adat yang dilaksanakan ini dipimpin langsung oleh Timanggong Binua Salibong, Petrus Aripin (72), selaku pemimpin doa adat. Prosesi Nyangahatn digelar sebagai bentuk permohonan restu kepada leluhur dan Jubata agar seluruh rangkaian pelantikan MMBB se-Kalbar berjalan lancar, aman, dan membawa kebaikan bagi masyarakat Dayak di Kalimantan Barat.

Dalam ritual adat tersebut, berbagai sesajen seperti tempayan, ayam dan perlengkapan adat lainnya disiapkan sesuai dengan tradisi Dayak setempat.

Doa-doa dipanjatkan agar pengurus MMBB se-Kalimantan yang akan dilantik dikukuhkan diberi kekuatan, kebijaksanaan, dan persatuan dalam menjaga adat, budaya, serta keutuhan masyarakat.

Petrus Aripin menyampaikan bahwa Nyangahatn merupakan warisan leluhur yang wajib dilaksanakan sebelum menggelar kegiatan besar pelantikan dan pengukuhan MMBB.

“Ini untuk memohon perlindungan dan kelancaran. Mangkok Merah adalah simbol persatuan, jadi harus dimulai dengan Ritual adat supaya semua diberkati dan dilindungi oleh yang maha kuasa,” ujar Petrus Aripin.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang MMBB Kabupaten Landak yang akan dilantik, Junghi Suhardi menyebut bahwa pembukaan pelantikan yang akan digelar di GOR Patih Gumantar Sabtu (18/4/2026) pukul 18.00 Wib akan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, Ketua dan pengurus DPD MMBB, DPC MMBB dan DPAC MMBB se-Kalimantan Barat.

MMBB merupakan organisasi kemasyarakatan yang menghimpun masyarakat Dayak untuk melestarikan adat istiadat, memperkuat persaudaraan, serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan.

Dengan dilaksanakannya Nyangahatn ini, diharapkan pengukuhan MMBB se-Kalbar membawa semangat baru dalam menjaga marwah budaya Dayak dan persatuan di Borneo,” jelas Junghi Suhardi.

(Man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *