Strateginews.id, Wajo Sulsel — Sejumlah member dari salah satu perusahaan Multi Level Marketing (MLM) menyampaikan kekecewaan atas tindakan pemblokiran akun yang dilakukan secara sepihak tanpa pemberitahuan resmi maupun penjelasan yang jelas dari pihak perusahaan.
Kejadian ini diketahui terjadi pada hari Jumat, 10 April 2026, sekitar pukul 08.00 pagi. Saat itu, member mencoba membuka akun seperti biasa, namun tidak dapat diakses. Setelah dilakukan penelusuran, diketahui bahwa akun tersebut telah diblokir oleh pihak perusahaan.
Pemblokiran tersebut dinilai sangat merugikan, mengingat sejak awal kegiatan sosialisasi hingga proses pengembangan jaringan, tidak pernah ada penyampaian aturan yang melarang member untuk menjalankan lebih dari satu akun atau bisnis dalam sistem tersebut.
Selain itu, para member menegaskan bahwa selama menjalankan bisnis, yang bersangkutan tidak pernah melakukan tindakan yang merugikan perusahaan, termasuk tidak pernah menjelek-jelekkan atau menyampaikan hal negatif tentang perusahaan kepada pihak lain.
Ironisnya, pemblokiran justru terjadi saat bisnis yang dijalankan mulai menunjukkan perkembangan dan peningkatan yang signifikan. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan member, khususnya di wilayah Kabupaten Wajo, yang jumlah jaringannya terbilang cukup banyak dan aktif.
Upaya komunikasi juga telah dilakukan kepada salah satu leader yang dianggap memiliki pencapaian tinggi dalam bisnis tersebut. Namun, member hanya diarahkan untuk menunggu surat panggilan dari pihak perusahaan, tanpa adanya penjelasan lebih lanjut terkait alasan pemblokiran akun.
Para member juga menyesalkan tidak adanya upaya pembinaan, klarifikasi, ataupun komunikasi langsung dari pihak perusahaan. Informasi yang diterima tidak melalui kanal resmi perusahaan, sehingga dinilai tidak profesional.
Padahal, dengan jumlah tim yang cukup besar di Wajo, pihak perusahaan seharusnya dapat melakukan pendekatan langsung atau memberikan penjelasan terbuka kepada member yang terdampak, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Atas kejadian ini, para member berharap pihak perusahaan dapat:
Memberikan penjelasan resmi terkait alasan pemblokiran akun.
Melakukan evaluasi dan perbaikan sistem manajemen serta komunikasi internal.
Mengedepankan transparansi dan keadilan bagi seluruh member.
Para member tetap membuka ruang komunikasi dan berharap adanya itikad baik dari pihak perusahaan untuk menyelesaikan permasalahan ini secara profesional dan transparan.
( Tim )












