Strateginews.id-Sulteng, Kadis Perumahan Kawasan Pemikiman dan Pertanahan Sulawesi Tengah, Akris Fattah didampingi Sekretaris Kabupaten Sigi Nuim Hayat melakukan verifikasi penanganan Rumah Tidak Layak Huni di Desa Binangga, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Sulteng, Minggu (12/4/2026).
Dari hasi Verifikasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), di Desa Binangga Kecamatan Marawola terdapat 25 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang akan segera ditangani dan perbaiki serta menjadi prioritas tahun 2026.
Menurut Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Sigi, Armin sesuai rencana pasca kunjungan Bupati Sigi terdapat 25 rumah yang akan segera ditangani, jelas Armin.
Armin lebih lanjut mengatakan, data Rumah Tidak Layak Huni tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi bertambah.
“Namun Insya Allah 25 rumah sudah terdata ini menjadi prioritas Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sigi tahun 2026,” tegasnya.
Ia menuturkan perbaikan rumah tidak layak huni pada tahun sebelumnya mencapai 66 rumah warga, dengan 32 rumah diantaranya termasuk dampak bencana yang terjadi di daerah tersebut.
Jadi verifikasi untuk penerima bantuan rumah ini sudah dilakukan secara berjenjang, karena bantuan rumah ini bukan hanya dari pemerintah Kabupaten tetapi dari pemerintah provinsi hingga pusat.
“Insya Allah 25 rumah sudah terdata ini menjadi prioritas Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sigi tahun 2026,” ucapnya.
Armin menyebutkan seluruh hasil verifikasi rumah tidak layak huni dan bantuan rumah di Kabupaten Sigi sudah tersedia.
Data verifikasi ini kami satukan semuanya, dan apabila ada permintaan maka hasil verifikasi sudah tersedia dan siap untuk diberikan kepada pemerintah provinsi maupun pusat.
Ia berharap seluruh bantuan rumah yang diberikan kepada masyarakat lengkap dengan sanitasi dan air minum, sehingga menjadi rumah layak huni.
Diakhir keterangannya Armin selaku Kadis Perumahan dan Permukiman Kabupaten Sigi mengatakan, Program RTLH untuk memberikan hunian yang sehat dan aman bagi masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidupnya pada masa mendatang.
(Damai Tebisi).












