STRATEGINEWS.id, Singkawang Kalbar – Pertandangan Zikir Marhaban Peringkat Sarawak dan Pesta Marhaban Borneo tahun 2025, yang berlangsung di Kuching Sarawak Malaysia, pada hari Sabtu-Minggu 1-2 November 2025.
Merupakan program kerja Persatuan Kebangsaan Melayu Sarawak (PKMS). Dalam rangka memajukan dan melestarikan Ukhuwah Islamiyah dan Budaya Melayu dikalangan Melayu serantau.
Kejelasan ini diungkapkan Ketua Dewan Pengurus Daerah Majelis Adat Budaya Melayu (DPD MABM) Kota Singkawang, H. Asmadi, S.Pd., M.Si. Pasca kontingen MABM Singkawang hadir mengikuti serangkaian acara dan menyertai zikir marhaban yang dikompetisikan.
“Untuk meningkatkan pemajuan pelestarian budaya melayu serantau. Tahun ini kita diundang. Sebagaimana juga tahun yang lalu DPD MABM Kota Singkawang, selaku organisasi yang melaksanakan tugas dan fungsi pelestarian, pemajuan, pengembangan dan perlindungan budaya melayu, diundang dalam kesempatan tersebut, ” ucap Amadi, Senin (3/11/2025).
DPD MABM Kota Singkawang yang bisa berpartisipasi pada Marhaban Borneo tahun 2025, jelas Asmadi, tetap berkomitmen bahwa budaya bukan hanya menampilkan secara pertunjukan pertunjukan saja. Baik warisan budaya takbenda maupun warisan budaya benda. Terpenting dengan Kebudayaan ini, kata dia, adalah fungsi diplomasi ukhuwah islamiyah atau pun silaturahmi.
“Oleh sebab itu kami tetap komitmen. Sebagai salah satu bagian kekuatan masyarakat Kota Singkawang dari puak melayu. Tetap terus akan memajukan, melestarikan, mengembangkan. Memberikan kontribusi sumbangan kami dalam membangun Kota Singkawang. Baik diskala kota, provinsi, nasional maupun internasional, ” ujarnya.
Komitmen tersebut, lanjut Asmadi, membuktikan organisasi DPD MABM bukan hanya kuat di Singkawang di Provinsi Kalbar. Dalam rangka diplomasi budaya melebarkan jalin silaturahmi dengan negara negara melayu serumpun.
“Seperti yang kita lakukan hari ini (saat ini). Dan kegiatan ini minimal kita sudah menjalin hubungan komunikasi dengan tiga negara. Baik kita negara Indonesia, negara Berunai Darussalam, maupun negara Malaysia yaitu khususnya di Kuching Sarawak dan Sabah, ” kata Asmadi.
Kebudayaan mempunyai peran penting diplomasi. Kebudayaan menjalin silaturahmi ukhuwah islamiyah. Dalam rangka kita, kata Asmadi, membangun daerah kita, membangun memajukan kebudayaann kita.
“Tentunya kita sebagai warga negara, warga masyarakat Kota Singkawang mampu memberikan fungsi kita sesuai dengan tugas dan fungsi kita masing masing dalam membangun dan memajukan negara kita tercinta Indonesia Provinsi Kalimantan Barat khususnya Kota Singkawang, ” ucapnya.
Pada penampilan khas-nya, MABM Singkawang membawakan zikir Nazam. Oleh sepuluh orang terdiri dari 4 orang pemusik dan 6 orang melantunkan syair zikir yang merdu, berisi puji pujian dan sanjungan kepada yang mulia Baginda Rosullallah Muhammad SAW.
Pesta Marhaban Borneo tahun 2025, diikuti beberapa perwakilan. Dari Kuching Sarawak, dari Sabah, berunai Darussalam, juga beberapa DPD MABM di Kalimantan Barat. Pesta Marhaban Borneo sebagai jalinan silaturahmi ukhuwah Islamiyah budaya melayu ini, diselenggarakan dua tahun sekali. Masa hadapan akan kembali dihadirkan, pada tahun 2027 mendatang.
(Ibnu Azan)












