Satu TBM di Singkawang Lolos Relima Seleksi Perpusnas 2025

Caption : Ega Tyas Kusumastuty, lolos terpilih sebagai Relawan Literasi Masyarakat Perpusnas 2025. Menceritakannya di TBM nya, Selasa (15/07/2025).

STRATEGINEWS.id,  Singkawang Kalbar – Relawan Literasi Masyarakat (Relima) di Kota Singkawang ditetapkan terpilih. Menerima penyaluran bantuan dan penugasan dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Kejelasan ini diungkapkan Ega Tyas Kusumastuti. Sebagai yang terpilih. Lolos seleksi program Relima Perpusnas tahun 2025.

“Perpusnas memberikan bantuan kepada perpustakaan kelurahan kelurahan di setiap Kabupaten/Kota se Indonesia. Dari bantuan itulah kemudian adanya program seleksi Relawan Literasi Masyarakat oleh Perpusnas , ” kata Ega, di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) perpustakaannya, di Jl. Ratu Sepudak Perumahan Nabila, Singkawang Utara. Selasa (15/07/2025).

Relima, kata Ega, merupakan perpanjangan tangan dari perpusnas, untuk memantau, pendampingan dan membimbing perpustakaan yang ada di desa/kelurahan di daerah. Hal ini, karena tahun 2024 yang lalu, ungkap Ega, perpustakaan kelurahan termasuk di Kota Singkawang, mendapatkan bantuan dari perpusnas berupa 1.000 buku bacaan dan rak buku.

“Jadi itu yang dipantau, mengenai kegunaannya dan pelaksanaan programnya. Termasuklah realisasi bantuan bantuan sebelumnya. Termasuk juga seperti spot pojok baca, titik baca. Termasuk pokadi (pojok baca digital), mobil perpustakaan keliling dan lain lain di tingkat perpustakaan daerah, ” ungkapnya.

Selain bertugas pemantauan, pendampingan dan membimbing. Sebagaimana Surat Keputusan (SK) Relima Perpusnas, juga bertugas mengindentifikasi potensi sumber daya locus/tempat perpustakaan di daerah. Mengenai kegiataan pemanfaatan perpustakaan. Pendampingan pemanfaatan perpustakaan. Pemanfaatan bantuan perpustakaan.Beserta sistemnya.

Mengikuti seleksi Relima 2025, ungkap Ega, sebanyak 180 locus atau tempat perpustakaan Kabupaten/Kota se Indonesia. Dari Kota Singkawang, ada dua Relima yang menyertai program Perpusnas.

“Dari dua orang yang menyertai Relima Perpunas tahun 2025, Alhamdulillah saya terpilih untuk daerah Singkawang, ” ucap Ega menerangkan.

Ega menceritakan, Open Rekrutmen Relima 2025 oleh Perpusnas, dirinya mendaftar sebagai pribadi. Berdasarkan jejak rekam dan fortopolio konsistensinya yang terbilang cukup lama, telah menekuni bidang perpustakaan. Ega yang dulunya pernah sebagai guru TK selama 9 tahun ini, saat ini merupakan owner Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Bimbel Borneo Kids-Kampung Dongeng di Singkawang Utara Kalbar. Kampung Dongeng itu karena Ega memiliki hoby bercerita kepada anak anak.Termasuk dengan menggunakan media karya seni dan media elektronik.

Pengalamannya, sejak tahun 2017, telah berkeliling ke berbagai daerah di Indonesia. Berbagi cerita dan berbagi kebahagian bersama anak anak di daerah konflik, terpencil, daerah bencana dan daerah yang belum mendapatkan pendidikan dan hiburan edukasi. Seperti seni dan sastra mendongeng saat ini, cerita dia, yang diera kekinian mulai ditinggalkan masyarakat.

Kembali ke Relima. Pada saat turun lapangan, melaksanakan amanat Perpusnas, Ega berharap pihak perpustakaan di kelurahan kelurahan Kota Singkawang, untuk lebih meningkatkan sosialisasi keberadaan perpustakaannya. Guna mendorong minat baca masyarakat termasuk kalangan anak anak sekitar locus atau tempat perpustakaan di kelurahan.

“Kita akan masuk ke sana (perpustakaan kelurahan), supaya sosialisasi tetap jalan. Gerakan literasi juga bergerak. Dan anggarannya sudah dianggarkan. Itulah mengapa Relima ini harus turun lapangan. Memantau, pendampingan dan membimbing untuk kemudian melaporkannya ke Perpusnas, ” ujar Ega.

(Ibnu Azan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *