Budaya  

Mengangkat Talenta Lokal, UNIBA Madura dan Disbudporapar Gelar Madura Pop Talent di Kota Keris

STRATEGINEWS.ID, Sumenep – Dalam upaya mendorong pengembangan bakat-bakat muda di Pulau Madura, Universitas Islam Madura (UNIBA) Madura menjalin kolaborasi dengan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep. Kolaborasi ini menghadirkan sebuah acara bertajuk Madura Pop Talent yang digelar di Kota Keris, Sumenep.

Rektor UNIBA Madura, Prof. Rachmad Hidayat, memimpin langsung langkah strategis ini, yang tidak hanya menjadi wadah ekspresi kreatif bagi generasi muda, tetapi juga menjadi jembatan yang menghubungkan bakat seni dan budaya lokal Madura dengan kesempatan lebih luas. Acara ini dirancang bukan semata-mata sebagai ajang kompetisi, namun lebih kepada platform yang menginspirasi kreativitas dan inovasi.

“Ini bukan sekadar unjuk bakat. Lebih dari itu, kami ingin membuka peluang bagi anak-anak muda Madura, membina, dan mengenalkan potensi mereka ke dunia luar,” ujar Prof. Rachmad Hidayat.

Melalui ajang ini, UNIBA Madura mempertegas perannya sebagai penggerak utama dalam memajukan pendidikan dan kebudayaan di Pulau Garam. Prof. Rachmad juga menambahkan, kegiatan ini akan membantu memperkuat jejaring antar lembaga pendidikan sekaligus membangun fondasi yang kokoh bagi masa depan para peserta.

Madura Pop Talent, yang diikuti oleh pelajar dari berbagai penjuru Madura, hadir sebagai katalisator bagi lahirnya kreativitas baru. Rektor UNIBA menegaskan, acara ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan talenta lokal dan memberikan akses yang lebih luas ke kancah nasional. “Kami ingin Madura dikenal bukan hanya lewat kebudayaannya, tapi juga talenta-talenta muda yang lahir dari sini,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Disbudporapar Sumenep, Mohammad Iksan, mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus mendukung upaya pelestarian seni dan budaya lokal, serta pemberdayaan komunitas seni di Sumenep. Disbudporapar, menurutnya, secara aktif terlibat dalam pembinaan dan pemantauan terhadap komunitas seni di daerah ini, guna memastikan kelangsungan dan perkembangan mereka.

“Saya sudah menginstruksikan Kabid Kebudayaan untuk memantau aktivitas komunitas seni. Kebijakan pemberdayaan yang kami buat harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Mohammad Iksan. Ia juga menambahkan, Madura Pop Talent merupakan bagian dari upaya pelestarian seni dan budaya di Sumenep yang perlu terus didukung dan dikembangkan.

Dengan kolaborasi ini, UNIBA Madura dan Disbudporapar Sumenep berharap dapat mengangkat potensi lokal ke level yang lebih tinggi, baik dalam konteks seni, budaya, maupun pendidikan. Madura Pop Talent menjadi langkah awal yang diharapkan bisa terus berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi pengembangan bakat dan kreativitas di Madura. (ibn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *