Kesuksesan Karir Menjadi Ibu

STRATEGINEWS.Id,  Depok – Wanita merupakan makhluk yang dikodratkan oleh Sang Khalik sebagai perantara lahirnya manusia di bumi ini. Wanita diberi kelebihan untuk bisa mengandung, melahirkan dan mendidik putra-putrinya.

Tugas kaum ibu, sungguh suatu tugas yang tidak ringan. Allah SWT telah menentukan kodrat wanita yang berat itu, namun kadangkala kaum Adam kurang mau memahami. Secara fisik dan rohani memang wanita dipersiapkan memiliki kesanggupan.

Demikian intisari kajian Islam, yang disampaikan Ustz Dr. Nur Hamidah, bertempat di Majelis Ilmu Kahyangan, Depok, Senin [30/10/2023]

“ Wanita sebagai ibu adalah pendidik paling utama bagi manusia. Kaum ibu yang ideal tidak sekedar dapat mengandung, namun seorang ibu harus berkualitas. Anak-anak mereka tidak cukup dijamin kebutuhan jasmaninya, namun rohaninya juga lebih penting,” kata Ustadzah

“ Di dalam rumah, siapakah yang mempunyai banyak waktu untuk anak-anak? Siapakah yang lebih mempunyai pengaruh terhadap anak-anak? Siapakah yang lebih dekat kepada anak-anak? Tidak lain adalah ibu-ibu mereka. Seorang ibu merupakan seseorang yang senantiasa diharapkan kehadirannya bagi anak-anaknya. Seorang ibu dapat menjadikan anak-anaknya menjadi orang yang baik sebagaimana seorang ibu bisa menjadikan anaknya menjadi orang yang jahat. Baik buruknya seorang anak, dapat dipengaruhi oleh baik atau tidaknya seorang ibu yang menjadi panutan anak-anaknya,” ungkapnya.

Menurut Ustadzah, disinilah letak peranan wanita sebagai ibu, cukup berat menuntut rasa tanggung jawab yang tidak ringan. Berhasil tidaknya generasi yang ideal ada di tangan kaum wanita. Tidaklah berlebihan apabila Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam memberi penghargaan terhadap kaum ibu, sebagaimana dalam Hadits Riwayat Imam Ahmad, bahwa Rasulullah bersabda: “Surga itu berada di bawah telapak kaki para ibu.

“ Ibu rumah tangga yang menjadikan takwa atau Allah SWT sebagai acuan, merupakan ibu rumah tangga idaman dan sangat terhormat. Karena itu, peran ibu tidak bisa diremehkan dalam pembangunan masyarakat. Keadaban masyarakat dibentuk secara mendasar dari keadaban rumah tangga. Sedangkan seorang ibu adalah salah satu penentu membangun adab anggota keluarganya, terutama anak-anaknya,” tuturnya.

“ Menjadi ibu adalah karir tertinggi seorang wanita dimana Allah janjikan surga di telapak kakinya. Yang Allah tinggikan derajatnya 3x melebihi sang ayah. Bahkan doa ibu menjadi doa yang mudah dikabulkan oleh-Nya,” ujarnya.

Dalam Islam, ibu adalah sosok yang sangat dihormati dan dianggap sebagai orang yang paling dekat dengan surga.

[Risdiana]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *