Pria di Banyuke Hulu yang Hilang 5 Hari Ditemukan Meninggal

STRATEGINEWS. Id. Landak Kalbar – Lius alias Ambeng, warga Kampung Alam Desa Semade Kecamatan Banyuke Hulu Kabupaten Landak akhirnya ditemukan. Korban yang dilaporkan hilang sejak Minggu 5 Juli 2026 itu ditemukan meninggal dunia pada Jumat 10 Juli 2026 di daerah aliran Sungai Semade

Penemuan ini berawal dari upaya warga yang terus melakukan pencarian sejak korban tidak pulang dari pondok ladangnya. Pihak keluarga dan warga bahkan sempat melakukan ritual adat setempat agar korban segera ditemukan.

Berdasarkan kronologis awal, almarhum terakhir diketahui pergi ke pondok ladangnya. Namun hingga waktu yang cukup lama tidak kunjung pulang ke rumah.

Saat dilakukan pencarian ke lokasi ladang, pondok milik korban sudah dalam keadaan hancur tertimpa pohon. Sementara korban tidak ditemukan di lokasi tersebut.

Diduga almarhum mengalami cedera saat pondoknya tertimpa pohon. Dalam kondisi itu korban berusaha pulang ke kampung. Namun pada saat yang sama terjadi hujan deras.

Kapolres Landak melalui Kapolsek Menyuke IPTU I Nyoman Astika, SH menjelaskan kronologi penemuan jenazah.

“Berawal pada hari Jumat 10 Juli 2026 sekira pukul 16.30 WIB saksi saudara Dandri dan saudara Junior Depo hendak mencari buah durian yang tidak jauh dari lokasi ditemukan korban. Pada saat itu saksi tidak mendapat buah durian,” jelas Kapolsek.

Setelah itu, saksi hendak mandi di sungai Semade. Pada saat mau mandi saksi mencium bau busuk disekitar lokasi tersebut. Kemudian saksi saudara Junior Depo melihat tubuh korban sudah mengapung di daerah aliran sungai Semade,

” Melihat hal tersebut, kedua saksi langsung lari ke kampung memberitahu warga. Tidak lama kemudian warga berdatangan ke lokasi. Kepala Dusun Semade kemudian memberitahu kejadian tersebut kepada anggota piket jaga Polsek Menyuke,” katanya.

Penemuan jenazah ini menjadi duka bagi keluarga dan warga Kampung Alam Desa Semade. Pihak keluarga telah menerima kejadian ini dan melakukan proses pemakaman.

Pihak kepolisian juga meyakinkan bahwa pihak keluarga mengikhlaskan kejadian ini dengan menandatangi surat penolakan autopsi jenasah korban. Kapolsek juga menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di ladang maupun di sekitar aliran sungai, terutama pada musim hujan.

(Man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *