BLORA, STRATEGINEWS.id– Aksi cepat tanggap ditunjukkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Squad Nusantara (SN) Blora setelah musibah kebakaran melanda rumah seorang warga di Dukuh Wadung, Desa Kedungtuban, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora.
Organisasi kemasyarakatan tersebut turun langsung menyalurkan bantuan kepada korban sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana.
Kebakaran yang terjadi pada Minggu malam itu menghanguskan rumah milik Pujianto, warga setempat yang juga tercatat sebagai anggota PAC Squad Nusantara Kedungtuban. Bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari material kayu tidak mampu diselamatkan setelah api dengan cepat membesar dan melalap hampir seluruh bagian rumah.
Selain menghanguskan rumah korban, kobaran api juga merembet dan menyebabkan kerusakan pada dua bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian. Warga bersama petugas berupaya memadamkan api agar tidak meluas ke permukiman lain yang berada di kawasan padat penduduk tersebut.
Akibat peristiwa itu, Pujianto dan keluarganya kehilangan tempat tinggal serta berbagai barang berharga yang berada di dalam rumah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut meninggalkan dampak ekonomi yang cukup berat bagi keluarga korban yang kini harus memulai kembali kehidupan dari kondisi serba terbatas.
Menyikapi kondisi tersebut, jajaran pengurus DPC Squad Nusantara Blora bergerak cepat melakukan koordinasi dan penggalangan bantuan. Pada Senin (8/6/2026), bantuan diserahkan langsung kepada korban oleh Wakil Ketua DPC Squad Nusantara Blora Hendrik Prasetyo bersama pengurus lainnya.
Bantuan yang diberikan berupa paket kebutuhan pokok dan santunan uang tunai untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga korban selama masa pemulihan.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung di lokasi terdampak agar dapat segera dimanfaatkan oleh keluarga yang sedang menghadapi situasi darurat.
Kehadiran pengurus Squad Nusantara mendapat sambutan hangat dari keluarga korban dan warga sekitar.
Selain memberikan bantuan materi, mereka juga menyampaikan dukungan moral agar korban tetap memiliki semangat untuk bangkit setelah musibah yang dialami.
Di tengah keterbatasan yang dihadapi korban, solidaritas masyarakat setempat juga terlihat kuat. Warga bergotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran serta membantu kebutuhan dasar keluarga korban. Bentuk kepedulian tersebut menjadi gambaran kuatnya rasa kebersamaan yang masih terjaga di lingkungan masyarakat pedesaan.
Wakil Ketua DPC Squad Nusantara Blora, Hendrik Prasetyo, mengatakan bahwa organisasi yang dipimpinnya memiliki komitmen untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika ada warga yang mengalami musibah dan membutuhkan bantuan.
Menurut Hendrik, kepedulian sosial harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan hanya sebatas ungkapan simpati. Karena itu, pihaknya berupaya bergerak cepat begitu menerima informasi mengenai kebakaran yang menimpa salah satu anggotanya tersebut.
“Begitu kami menerima kabar terjadinya kebakaran, kami langsung berkoordinasi untuk memberikan bantuan. Ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral kami kepada sesama. Musibah seperti ini tentu menjadi duka bersama dan sudah sepatutnya kita hadir untuk saling membantu,” kata Hendrik Prasetyo.
Ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan memang tidak akan mampu menggantikan seluruh kerugian yang dialami korban. Namun demikian, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan mendesak keluarga korban sembari menata kembali kehidupan mereka pascakebakaran.
“Kami memahami bahwa kerugian yang dialami korban sangat besar. Karena itu, bantuan ini kami salurkan sebagai bentuk dukungan agar keluarga korban tidak merasa sendiri menghadapi cobaan ini. Semoga dapat sedikit membantu kebutuhan sehari-hari dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” ujarnya.
Hendrik juga mengapresiasi tingginya solidaritas masyarakat Desa Kedungtuban yang secara sukarela memberikan bantuan kepada korban. Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi modal sosial penting dalam membantu proses pemulihan pascabencana.
“Yang paling membanggakan adalah kepedulian masyarakat yang luar biasa. Banyak warga yang datang membantu tanpa diminta. Ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan gotong royong masih sangat kuat. Semoga semangat seperti ini terus terjaga di tengah masyarakat,” tuturnya
(Kr)












