STRATEGINEWS.id, Medan — Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan, Melvi Marlabayana, membenarkan ditebangnya ribuan batang pohon di sejumlah badan jalan di Kota Medan guna mendukung pembangunan proyek BRT Mebidang.
Ditegaskan Melvi, penebangan pohon tersebut tidak dilakukan Pemko Medan, melainkan oleh pihak Kementerian melalui kontraktor pelaksana proyek BRT Mebidang.
“Ada sekitar 2.700-an pohon di Kota Medan yang ditebang untuk mendukung pembangunan BRT Mebidang. Yang melakukan penebangan itu bukan Pemko Medan tapi kontraktor pelaksana BRT oleh Kementerian,” ucap Melvi Marlabayana kepada pers, 12 Mei 2026.
Akan tetapi, kata Melvi, penebangan pohon tersebut sudah dilakukan berdasarkan kesepakatan. Nantinya, pihak kontraktor pelaksana pembangunan BRT Mebidang wajib mengganti 2.700-an pohon tersebut dengan 61.000 pohon yang baru.
“Mereka wajib mengganti pohon itu sebanyak 61.000-an. Nanti pohon itu akan dibuat tersebar di seluruh Kota Medan, bukan hanya di badan jalan tapi juga tempat lainnya. Utamanya untuk menyisip pohon-pohon yang sudah tidak layak yang berada di badan jalan,” ujarnya.
Melvi menegaskan, penggantian pohon tersebut harus terealisasi dalam waktu satu tahun ke depan. Setelahnya, pohon-pohon tersebut wajib dipelihara sampai satu tahun ke depan.
“Sebanyak 61.000 pohon pengganti ini harus ditanam paling lama satu tahun ke depan. Setelah itu, mereka wajib memelihara pohon-pohon itu satu tahun setelah ditanam,” katanya.
Melvi mengatakan, sejatinya tidak seluruh dari 2.700-an pohon tersebut ditebang.
“Sebenarnya tidak semua dari 2.700-an pohon itu ditebang. Ada ratusan pohon yang direlokasi. Pohon yang direlokasi itu pohon-pohon yang masih muda, masih sehat dan layak untuk direlokasi. Intinya, penebangan dan penggantian pohon ini kami perhatikan secara maksimal agar tidak mengganggu kondisi lingkungan hidup,” tuturnya, seperti dikutip dari sumutpos.jawapos.com, Rabu (20/5/2026) mlm.
(KTS/rel)
Sumber: sumutpos.jawapos.com












