STRATEGINEWS.id, Singkawang Kalbar – Pemkot Singkawang, Lauching nomor layanan darurat 112 Singkawang Tanggap (SIGAP). Berlangsung di Ruang Balairung Kantor Walikota Singkawang, Senin pagi (18/05/2026).
Walikota Singkawang Thjai Chui Mie, SE.,M.H. mengundang hadir, Dirjen Infrastruktur Digital Kementrian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI. Cq. Direktur Akselarasi Infrastruktur Digital. Dihadiri Agung Setio Utomo, selaku Ketua Tim Fasilitasi Perlindungan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana (PMPB), Direktorat Akselerasi Infrastruktur Digital, Kementerian Komdigi. Forkopimda Kota Singkawang. Kepala Diskominfo Pemprov Kalbar, Kepala Diskominfo Kab/Kota se KalImantan Barat. Kepala OPD se Kota Singkawang, Direktur RSU Abdul Azis Singkawang, Instansi vertikal, yayasan BPKS, akademisi, tim simulasi kebakaran, berbagai media massa, para operator SIGAP 112 dan masyarakat influezer.
Usai melauching nomor panggilan darurat SIGAP 112, Tjhai Chui Mie menjelaskan, nomor SIGAP tersebut, telah mulai beroperasi sejak awal tahun 2025. Sudah diuji coba selama kurang lebih dalam waktu setengah tahun oleh JASMITA selaku vendor yang telah menfasilitasi peralatan, memandu dan berproses bersama Kominfo. Sebagai hasil evaluasi berkelanjutan dari pengunaan nomor 112 SIGAP tersebut, akhirnya dapat di Launching.
Setelah di launching, kata Tjhai Chui Mie, nomor 112 SIGAP masih perlu diupgrade (ditingkatkan) secara berketerusan atau lebih lanjut. Salah satu yang penting menurut Tjhai Chui Mie, mengenai kecepatan dan ketepatan disaat menerima panggilan dan kecepatan dalam merespon.
Nomor layanan SIGAP 112 ditegaskan Walikota, terintegrasi mulai dari operator ke unit unit layanan yang bersangkutan. Misalnya kata dia, kalau ada kebakaran berarti ke BPKS, kemudian keamanan, berati ke Polres, kemudian bencana akses komunikasinya ke BNPB. Kemudian ke Forkomipda tentu juga harus masuk. Kemudian pada layanan kesehatan masuk di Dinas Kesehatan.
“Contoh misalnya ada masyarakat yang perlu ambulance. Kecepatan kita seperti apa ?. Maka ini kerja keras yang harus dilakukan oleh dinas kesehatan. Apakah kita di setiap Puskesmas ada Ambulancenya. Sehingga kalau orang memanggil memerlukan ambulance, begitu dikasih tau kita bisa sebar. Artinya dimana tempat orang melaporkan atau orang yang meminta bantuan itu sisi dekat mana (dapat segera diketahui). Jadi kita meminta puskesmas terdekat untuk membantunya, ” ucap Tjhai Chui Mie.
Begitupun dengan hal-hal lainnya seperti kebersihan, jalan rusak (berkaitan dengan fasilitas umum), Tjhai Chui Mie menegaskan, sebagai laporan yang harus disikapi.
“Sebagai laporan yang haaaaaarus disikapi.Maka dari itu kami dari Pemkot Singkawang. Seluruh OPD dan juga instansi vertikal yang mendapatkan layanan 112 ini harus juga mengupgrade. Mengupgrade diri dan semua segala sesuatu yang diperlukan harus siap siaga sehingga bisa cepat, ” tegasnya.
Tjhai Chui Mie menghimbau, warga masyarakat untuk menggunakan nomor layanan darurat 112 SIGAP secara bijak. Jangan menggunakannya untuk hal-hal yang tidak urgen. Bagi yang memberikan informasi tidak benar atau berita bohong kepada Nomor Layanan Darurat 112 SIGAP, ujarnya, dapat dikenakan sangsi pidana.
“Dan Terima kasih kepada semua pihak, sudah ikut membantu yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Sekali lagi kami pemerintah Kota Singkawang akan selalu evaluasi hal-hal yang belum bisa kita lakukan atau ada kesalahan-kesalahan terhadap pelayanan 112 ini. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini, yang kita launching hari ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Kota Singkawang , ” kata Tjhai Chui Mie.
Layanan nomor panggilan darurat 112 SIGAP, merupakan upaya pelayanan publik yang cepat, cepat, adaptif, dan berbasis tehknologi dalam situasi darurat. Kecepatan respon menjadi faktor yang menentukan keselamatan masyarakat.
“Berangkat dari kebutuhan tersebut Diskominfo Kota Singkawang, menghadiri layanan 11 (satu satu). SIGAP 11 sebagai pusat layanan kedaruratan terpadu yang dapat diakses oleh masyarakat 24 jam secara gratis tanpa pulsa. Melalui layanan ini cukup menghubungi nomor 112 untuk mendapatkan bantuan dalam berbagai kondisi darurat. Antara lain, kebakaran, kecelakaan, kondisi media darurat, yang juga kepentingan umum bencana. Maupun situasi darurat layanan lainnya yang membutuhkan panggilan cepat, ” kata Kadis Kominfo Kota Singkawang, Chantal Novyanti, melaporkan.
Launching Layanan Nomor Darurat 112 SIGAP, disertai dengan simulasi penanggulangan kebakaran oleh tim simulasi kebakaran. Yang berlansing di halaman kantor Walikota Singkawang.
(Ibnu Azan)












