Strateginews.Id, Donggala – Pemerintah Kabupaten Donggala siapkan langkah dalam menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan pada libur Lebaran 2026. Karena pada musim liburan lebaran nanti, angka minat masyarakat berwisata di pastikan sangat melonjak.
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif (Disparbudekraf) Kabupaten Donggala, Muhammad mengatakan, pada libur Lebaran tahun 2025 lalu, kunjungan wisatawan mencapai sekitar 16.000 orang dan diperkirakan tahun 2026 ini ada kenaikan signifikan lagi.
“Tahun lalu ada lebih dari 16.000 pengunjung. Sejumlah destinasi wisata sudah mulai berbenah dengan peningkatan fasilitas sehingga kami optimistis jumlah kunjungan tahun ini akan bertambah,” Kata Muhammad di Donggala, Senin (16/3/2026).
Kadis Parbudekraf menyebutkan, pemerintah daerah menyiapkan sedikitnya sepuluh destinasi wisata unggulan untuk menyambut wisatawan selama periode libur Lebaran, termasuk Pantai Tanjung Karang yang selama ini dikenal sebagai salah satu objek wisata bahari favorit di Kabupaten Donggala.
Selain Tanjung Karang sebut Muhammad, beberapa destinasi lain yang juga disiapkan antara lain Pantai Boneoge, Pantai Bonebula dan Pusat Laut, Pantai Pangi, Pantai Labuana, serta kawasan wisata Sungai Bale di Desa Bale yang menawarkan aktivitas ekowisata, camping ground, hingga river tubing.
Menurutnya, sebagian besar wisatawan yang berkunjung ke Donggala pada periode Lebaran sebelumnya berasal dari luar daerah. Sekitar 35 persen di antaranya datang dari Provinsi Sulawesi Barat, sementara lainnya berasal dari Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Parigi Moutong, serta beberapa wisatawan mancanegara.
Demi mendukung mobilitas pengunjung, Disparbudekraf Donggala bekerja sama dengan instansi lainnya akan siapkan layanan armada transportasi wisata dari Kota Palu menuju sejumlah destinasi di Donggala.
“Kami akan sediakan layanan transportasi darat, 4 unit bus yang melayani rute Kota Palu – Banawa serta 4 unit minibus Oto Panjayo yang mengangkut wisatawan dari Terminal Banawa menuju titik kawasan wisata yang akan di kunjungi para wisatawan.” Terang Muhammad.
Selain transportasi darat, pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menjaga kebersihan kawasan wisata melalui pengangkutan sampah secara rutin serta memastikan keamanan pengunjung dengan dukungan aparat keamanan selama masa periode libur Lebaran.
“Untuk menjaga kebersihan di kawasan wisata, kita berkoordinasi dengan dinas terkait. Agar kawasan tetap bersih pengangkutan sampah secara rutin dan keamanan serta kenyamanan pengunjung juga harus menjadi perhatian dengan dukungan aparat keamanan selama masa periode libur Lebaran.” Pungkasnya.
DAD












