Aspek Pembangunan SDM Tunjukkan Tren Positif Di Donggala, Ini Pesan Gubernur Anwar Hafid

Gubernur Anwar Hafid dalam Rapat Kerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Donggala di Aula Kasiromu

Strateginews.Id, Donggala – Indikator makro Kabupaten Donggala periode 2023–2025 menunjukkan tren perbaikan pada aspek pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi, serta penurunan kemiskinan dan pengangguran.

Demikian di sampaikan Gubernur Anwar Hafid dalam Rapat Kerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Donggala di Aula Kasiromu, Jumat (27/2/2026).

Gubernur Anwar Hafid mengatakan, capaian Pemkab Donggala harus diperkuat melalui implementasi program prioritas 9 Berani secara terintegrasi dalam perencanaan daerah.

Data yang dipaparkan menunjukkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Donggala meningkat dari 68,17 pada 2023 menjadi 69,23 pada 2025. Pertumbuhan ekonomi naik dari 0,22 persen menjadi 4,89 persen dalam periode yang sama.

Menurutnya, angka kemiskinan turun dari 16,25 persen menjadi 14,66 persen, dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat 2,78 persen pada 2025 lalu. Perbaikan indikator tersebut harus dijaga melalui intervensi kebijakan yang terarah.

Pada sektor pendidikan, program Berani Cerdas telah menjangkau lebih dari 23 ribu mahasiswa pada 2025 dengan serapan anggaran senilai Rp.80 miliar. Program ini diarahkan mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia dan mendukung kenaikan IPM secara berkelanjutan.

Di bidang kesehatan, program Berani Sehat tercatat 59.500 warga peroleh layanan kesehatan dan sebanyak 129.960 warga mendapat jaminan pembiayaan kepesertaan BPJS Kesehatan hingga November 2025. Kebijakan ini tujuannya perluas perlindungan sosial dan tekan beban pengeluaran rumah tangga miskin.

Selain intervensi sosial lanjut Anwar, Pemprov Sulteng siapkan penguatan kapasitas fiskal melalui optimalisasi kebijakan pajak daerah dan pengelolaan potensi Participating Interest (PI) 10 persen pada sektor migas guna memperluas ruang pembiayaan pembangunan.

Ketua Partai Demokrat Sulteng itu berpesan, pilar 9 Berani harus terintegrasi dalam dokumen perencanaan daerah. Agar target penurunan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan dicapai secara terukur dalam periode pembangunan 5 tahun ke depan.

DAD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *