Strateginews.Id, Donggala – Rapat Paripurna pembentukan Panitia Khusus (Pansus) I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Donggala kali ini difokuskan pada pembahasan hasil pemeriksaan kinerja pengelolaan aset daerah.
Paripurna pembentukan Pansus I itu berlangsung di ruang sidang utama DPRD Donggala, Kecamatan Banawa, dan dipimpin Ketua DPRD Donggala, Moh Taufik, didampingi Wakil Ketua II Asis Rauf. Senin (19/1/2026).
Hadir di rapat paripurna tersebut, Wakil Bupati Donggala Taufik M Burhan, Sekretaris Daerah Rustam Efendi, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Ketua DPRD Donggala, Moh Taufik menjelaskan, pembentukan Pansus I bertujuan untuk memperkuat pengawasan sekaligus menata ulang pengelolaan aset daerah agar lebih akuntabel dan berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
“Pansus ini diharapkan mampu mengoptimalkan pengelolaan aset daerah agar lebih tertib, transparan dan memberikan kontribusi nyata terhadap PAD,” Paparnya.
Politisi Partai NasDem itu menegaskan, masa kerja Pansus I ditetapkan selama 10 hari kerja. Terhitung mulai Senin (19/1/2026) hingga Jumat (30/1/2026), dengan agenda penyampaian laporan hasil kerja pada rapat paripurna yang dijadwalkan berlangsung Senin, 2 Februari 2026 mendatang.
Menurutnya, pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) memiliki peran strategis dalam menopang pendapatan daerah sekaligus mencegah potensi terjadinya kebocoran aset.
Oleh karena itu lanjut Taufik, Pansus I diminta bekerja secara maksimal, profesional dan mendalam dalam mengurai berbagai persoalan terkait aset daerah.
“Kita berharap Pansus ini mampu mengidentifikasi dan selesaikan berbagai persoalan aset yang berpotensi timbulkan penyelewengan, sekaligus mendorong peningkatan retribusi daerah serta penyelamatan aset milik pemerintah,” Tukasnya.
Adapun susunan Pansus I DPRD Donggala dipimpin oleh Fany Sirey Mowar dari Fraksi Gerindra sebagai ketua, dengan Nurjanah Dasri dari Fraksi Perindo sebagai sekretaris.
Sementara anggota terdiri dari Farida, Hermin, dan Moh Yasin Lataka (Fraksi NasDem), Nasir (Fraksi Perindo), Moh Nur (Fraksi Gerindra), Wanto Muda (Fraksi PKS), Firdaus (Fraksi PKB), Mas Ali (Fraksi Golkar), Andi Wahyudi Armansyah Wawo (Fraksi Demokrat), Irmayani (Fraksi PAN), serta Jinurain Lamakatutu (Fraksi PDI Perjuangan).
DAD












