Kinerja ekonomi Gubsu di 2025: Pengangguran Sumut turun, investasi naik 25%

Foto: Gubernur Sumut Bobby Nasution meninjau harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Sukaramai Medan, belum lama ini.

STRATEGINEWS.id, Medan — Sejumlah capaian kinerja ekonomi Sumatra Utara 2025, dicatatkan Gubernur Sumut (Gubsu) Bobby Nasution. Di sepanjang tahun itu, beberapa upaya dilakukan antara lain penguatan ekosistem ekonomi dengan mendukung daya saing Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan membangun iklim investasi yang kondusif dan progresif.

Hal itu terlihat dari indikator sasaran pembangunan pada triwulan III tahun 2025 yang menunjukkan capaian sangat tinggi, ditandai oleh keberhasilan pengendalian tingkat kemiskinan, penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), perbaikan Gini Ratio serta capaian PDRB per kapita yang jauh melampaui target.

Kepala Biro Perekonomian Sumut, Poppy Marulita Hutagalung, mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, pada Triwulan III tahun 2025 ekonomi Sumut tumbuh sebesar 4,55% secara year on year (yoy).

Pertumbuhan ini mencerminkan aktivitas ekonomi daerah yang masih berjalan stabil. PDRB Sumut triwulan III tahun 2025 menyumbang kontribusi tertinggi di Pulau Sumatra sebesar 23,58%.

“TPT Sumut triwulan III tahun 2025 sebesar 5,32 persen turun dari 2024 sebesar 5,6 persen,” ujar Poppy di Medan, Rabu (14/1/2026).

Selain itu, persentase kemiskinan di Sumut juga masih mengalami trend penurunan pada Maret 2025 tercatat 7,36 % di bawah target penurunan 2025 sebesar 7,46-6,96 %. Sedangkan Gini Ratio Maret 2025 mencapai 0,295 poin dari target 0,305-0,303 poin.

Angka ini menurun sebesar 0,011 poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio September 2024 dan juga turun sebesar 0,002 poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio Maret 2024.

Sumut juga mampu mengendalikan inflasi 2025 yang berhasil ditekan dari 5,32% pada September (year on year/yoy) menjadi 3,96% pada November 2025, sekaligus memperkuat stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat.

Poppy menjelaskan, untuk mengendalikan inflasi di Sumut, Pemprov Sumut telah merumuskan kebijakan pengendalian inflasi jangka menengah yang tertuang dalam Keputusan Gubernur Sumut Nomor 188.44/839/KPTS/2025 tentang Peta Jalan Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Sumut Periode 2025–2027.

Kebijakan ini mengusung stategi 4K untuk pengendalian inflasi, yakni Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi efektif.

Sepanjang 2025, Gubsu juga telah membangun iklim investasi Sumut yang kondusif dengan persentase peningkatan investor yang berinvestasi di Sumut sebesar 53,5% dengan peningkatan nilai investasi sebesar 25%.

Pemprov Sumut terus berkomitmen untuk meningkatkan investasi, menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat. Inisiasi ini mewujudkan harapan warga Sumatra Utara akan pembangunan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu memperkuat daya saing daerah.

Selain itu, Gubsu juga telah melakukan penguatan ekosistem ekonomi dengan mendukung kemajuan UMKM. Hal ini terlihat dari capaian 2025 yang menunjukkan dari 6.100 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) telah terindentifikasi 328 usulan titik lahan, dengan 4.613 koperasi (75,62%) telah terdaftar pada Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (SIMKOPDES), seperti dikutip dari medanbisnisdaily.com, Minggu (18/1/2026) sore.

(KTS/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *