STRATEGINEWS.id, Nabire – Bentrok antara petugas Lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan Narapidana (Napii) kembali terjadi di lapas Nabire, kabupaten Nabire, propinsi Papua Tengah.
Dalam pers rilis yang diterima media ini Rabu, 4/6/2025 menyebutkan, bentrok terjadi pada Selasa, 3/6/2025 dengan tiga orang petugas Lapas terluka.
Atas kejadian ini Durektur Jendral (Dirjen) Pemasyarakatan Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Mashudi langsung menuju Nabire untuk memantau langsung kondisi Lapas Nabire.
“Saya baru mengunjungi tiga petugas Lapas yang menjadi korban pemukulan oleh napi, dua baru di oprasi dan satu pagi sedang dalam proses rawat jalan”.jelas Mashudi.
Terkait korban lanjut Mashudi, kondisinya dalam proses pemulihan pasca operasi, dan kami pastikan supporting untuk anggota yang terluka”.ungkap Mashudi.
Dalam kunjungan tersebut, Dirjenpas Mashudi menyerahkan bantuan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto yang sebelumnya juga telah melakukan komunikasi via Whatsapp call untuk memastikan kondisi ketiga petugas Lapas yang terluka.
Dalam kunjungan tersebut, Dirjenpas Mashudi di dampingi Direktur Kepatuhan Internal dan Direktur Perawatan Kesehatan.
Dirjenpas juga langsung membangun komunikasi dengan pihak Polda dan Kodam Papua Tengah, Polres dan Kodim Nabire dan dalam upaya pencarian napi yang melarikan diri.
Menurut Mashudi, Lapas Nabire memiliki 218 warga binaan dengan kapasitan tampung 150 napi serta jumlah personil pengaman lima orang per regu”.tutup Mashudi (MB)












