Putu Suasta: Transportasi Publik Kebutuhan Dasar Masyarakat, TMD Perlu Dilanjutkan

Redaktur strateginews.id Valentino Barus [kiri] bersama pengamat kebijakan publik Putu Suasta [kanan]

STRATEGINEWS.id, Denpasar – Pengamat Kebijakan Publik Putu Suasta meminta Pemerintah Daerah Bali serta kabupaten/kota menyediakan transportasi publik dan melanjutkan program TMD. Kemacetan parah yang terus berulang di Bali Selatan, terutama pada perayaan hari-hari besar dan hari libur, menjadi sorotan Putu Suasta.

“Transportasi publik merupakan kebutuhan dasar bagi warga berpenghasilan rendah, disabilitas, lansia, mahasiswa, pelajar, ibu rumah tangga, dan wisatawan,” ujar Suasta di Denpasar, Kamis (6/3).

Transportasi publik dapat menghindari kemacetan dan merupakan subsidi silang pelayanan dari rakyat yang membayar pajak, khususnya pajak kendaraan bermotor. Apalagi PAD Bali didominasi oleh kendaraan bermotor.

“Kembalikan transportasi publik untuk kepentingan publik. Pemerintah harus hadir dan melakukan terbaik untuk rakyat. Jangan pemerintah menghindar dari masalah,” tegas Suasta.

Senada dengan Putu, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali, Made Ariandi, juga menyoroti beberapa tantangan yang dihadapi Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia. Dalam refleksinya pada awal tahun baru lalu, Ariandi menyinggung masalah kemacetan parah, banjir, pencemaran lingkungan, dan inefisiensi transportasi yang semakin menghimpit wilayah selatan Pulau Dewata.

Menyikapi tantangan pembangunan Bali ke depan, Putu menyampaikan bahwa aspek pemerataan pembangunan Bali sudah sangat mendesak. Pembangunan harus lebih diarahkan ke wilayah lain yang selama ini terasa terabaikan.

“Saatnya pembangunan tidak lagi bertumpu di selatan Bali saja. Perlu lebih diarahkan ke wilayah lain yang selama ini terasa terabaikan,” pungkas Putu.

[valent]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *