JAKARTA, STRATEGINEWS.Id – Deretan boneka mirip pocong bertuliskan nama Gibran, terpasang di pembatas Jalan Jalan Laksda Adisucipto, Demangan, Gondokusuman, Kota Jogja. Diketahui boneka pocong tersebut dipasang oleh warga yang menamakan dirinya Gerakan Rakyat Jogja Melawak(n)
Peserta aksi pasang pocong teresebut, sebagai bentuk kekecewaan kepada Gibran Rakabuming Raka yang menjadi cawapres Prabowo Subianto.
Terdapat enam boneka mirip pocong yang masing-masing bertuliskan satu huruf bertuliskan Gibran. Pocong-pocong tersebut diikatkan pada pohon-pohon di pembatas Jalan Laksda Adisucipto.
Menurut Yogie Prasetyo, selaku koordinator dalam aksi tersebut, aksi pasang pocong adalah aksi spontan sebagai bentuk kekecewaan atas langkah Gibran menjadi calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto.
“Hanya spontanitas aja. Tidak ada rencana, tidak ada apa-apa, hanya spontanitas aja meluapkan emosi kita,” ujar Yogie dikutip dari detikjogja, Sabtu [28/10]
“Melihat reaksi Jokowi semalam yang menyatakan mendukung pencawapresan Gibran kemudian dengan tidak langsung berarti beliau mendukung Gibran pindah partai dari PDIP ke Golkar, itu hanya luapan kekecewaan kita,” lanjutnya.
Yogie menambahkan pocong tersebut merupakan simbol matinya nurani Gibran. Gibran dinilai tak menghormati partainya PDIP lantaran disinyalir menerima pinangan Prabowo untuk menjadi cawapresnya.
“Gibran ini masih menjadi kader PDIP tetapi beliau mau dicalonkan menjadi cawapres dari Partai Golkar yang notabene itu baru satu hari datang di rapimnas terus jadi cawapres. Itu kita kecewa banget,” jelasnya.
“Kecuali dia sudah keluar dulu nggak apa-apa. Itu yang buat kita kecewa, makanya buat Gibran ya jangan pernah melupakan sejarah jas merah saja buat Gibran,” imbuh Yogie.
Yogie mengaku, massa Gerakan Rakyat Jogja Melawak(n) sendiri sebelumnya merupakan relawan pro Jokowi pada pilpres sebelumnya. Dengan adanya kejadian ini, menurut Yogie, otomatis pihaknya mencabut dukungan ke Jokowi.
“Jelas (mencabut dukungan ke Jokowi). Nek (kalau) kita mencabut dukungan ke Jokowi, kita jelas menangkan Ganjar-Mahfud satu putaran, kita tidak lagi, itu tadi saya bilang kita tidak lagi bersama Jokowi. Slogan kita jelas,” ujarnya.
[nug/red]












