Desa Wani Satu Gelar Pelatihan Bagi Peternak Kambing

Pelatihan Kelompok Peternakan Desa Wani I, Kec. Tanantovea, Donggala.

Strateginews.Id, Donggala – Pelatihan bagi kelompok peternak kambing Desa Wani I yang dihadiri oleh anggota kelompok peternak calon penerima bibit kambing dan aparat desa Wani I, Kecamatan Tanantovea, Donggala. Kegiatan ini bertujuan untuk merealisasikan Program Ketahanan Pangan Hewani yang dibiayai melalui Dana Desa Tahap II Tahun 2023.

Menurut Kepala Desa Wani Satu, Zainudin. NY, pelatihan ini merupakan langkah konkrit dalam rangka menindaklanjuti program Nasional tentang ketahanan pangan.

Program peternakan di desa ini, melalui pemberian bibit kambing sebanyak 12 ekor kepada kelompok peternak terpilih. Namun, penyerahan ternak ini tidak sekadar dilakukan begitu saja. Diperlukan peningkatan kapasitas kelompok peternak handal dan berhasil.

Oleh karena itu, agar pelatihan berjalan efektif, pemerintah desa telah hadirkan dua narasumber dari Alumni Peternakan Universitas Tadulako Palu. yaitu, Nurmaulida sebagai pemateri manajemen ternak kambing dan narasumber kedua, Irwan Setiawan, sebagai pemateri Agribisnis peternakan dan manajemen kelompok peternak.

Nurmaulida dalam pemaparannya, kapasitas dan keterampilan para peternak akan ditingkatkan. Ini akan secara signifikan mengurangi risiko kegagalan dalam pelaksanaan program ketahanan pangan hewani.

Adapun Irwan Setiawan, memaparkan agar paradigma “Bantuan Sosial” secara perlahan dapat dikurangi. Sebagai alternatif, Irwan menyarankan agar Pemerintah Desa melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) untuk berperan dalam bentuk penyertaan modal.

Kepala Desa Wani I menegaskan komitmen untuk memperluas program ini pada komoditi ternak lainnya. “Dalam waktu dekat, kami akan mendorong terbentuknya kelompok peternak unggas yang melibatkan ibu-ibu PKK dan kelompok perempuan lainnya,” Terang Zainudin.

Lebih lanjut Kata Kades Wani I menjelaskan, dengan pelatihan ini diharapkan langkah nyata menuju ketahanan pangan hewani semakin mendekati pencapaian program di desa secara maksimal.

Karena dengan peningkatan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan para peternak, program ini dapat menjadi contoh sukses dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa depan. Semoga langkah positif ini dapat diikuti oleh komunitas lainnya dalam upaya membangun kedaulatan pangan di tingkat desa. Pungkasnya.

Tim Liputan Strateginews.Id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *