Budaya  

Istana Berbatik, Warnai Peringatan Hari Batik Nasional

Hadirkan Fashion Show Keindahan Batik Nusantara

Dalam rangka menyemarakkan Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober, fashion show bertajuk “Istana Berbatik" digelar untuk memamerkan dan mempromosikan keindahan batik nusantara.

STRATEGINEWS.Id, Jakarta  – Dalam rangka menyemarakkan Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober, fashion show bertajuk “Istana Berbatik” digelar untuk memamerkan dan mempromosikan keindahan batik nusantara.

Oleh karena itu, Presiden mengajak masyarakat Indonesia untuk semakin mencintai batik sebagai warisan tradisi dan budaya asli Tanah Air melalui event “Istana Berbatik”.

“Istana Berbatik” menampilkan fashion show yang akan dibawakan oleh 506 peraga di antaranya para Menteri dan Wakil Menteri beserta pasangan, gubernur dari seluruh provinsi, Duta Besar negara sahabat, perwakilan BUMN, perwakilan dari Kraton Yogyakarta, Solo dan Cirebon, model profesional serta public figure.

Dalam rangka menyemarakkan Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober, fashion show bertajuk “Istana Berbatik” digelar untuk memamerkan dan mempromosikan keindahan batik nusantara.

Selain fashion show, kegiatan ini juga menghadirkan penampilan dari musisi ternama seperti Rossa, Soegi Bornean, Novia Bachmid, Mirabeth, Olivia, serta dipandu oleh MC multitalenta yaitu Raffi Ahmad dan Astrid Tiar.

Fashion show “Istana Berbatik” memberi ruang bagi para desainer lokal dan seniman batik untuk menampilkan karya terbaik mereka. Dukungan terhadap desainer lokal maupun seniman batik ini menjadi langkah konkrit dalam memberdayakan batik dan industri mode Indonesia, mendorong peningkatan kreativitas dan inovasi, serta memperkenalkan kekhasan budaya Indonesia ke kancah mode dunia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan Indonesia memiliki beraneka ragam batik yang tersebar di berbagai daerah yang memiliki motif atau ciri khas, serta makna yang berbeda-beda.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak berbagai lapisan masyarakat agar dapat mencintai dan melestarikan budaya Indonesia, dalam hal ini batik sebagai warisan budaya bangsa yang telah mendapatkan pengakuan dari UNESCO. Batik sendiri merupakan entitas budaya bangsa yang tidak hanya milik suku tertentu, namun menjadi milik nusantara,” ujar Sandiaga.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo yang juga selaku Ketua Penyelenggara Istana Berbatik mengungkapkan gelaran Istana Berbatik ini bukan sekadar seremonial dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, tapi juga untuk menunjukkan kekayaan warisan budaya Indonesia.

“Kami merancang (event) ini dengan tujuan untuk menyampaikan pesan bahwa batik adalah warisan budaya Indonesia yang tak lekang oleh waktu, terus relevan dari masa ke masa dengan dukungan masyarakat Indonesia yang senantiasa memakai batik dan mempromosikannya ke pasar Internasional,” kata Angela.

Acara ini dihadiri oleh 3190 undangan yang terdiri dari Menteri dan Wakil Menteri, BUMN, Gubernur, Duta Besar, Budayawan, Public Figure, komunitas dan Masyarakat Umum.

Dengan kehadiran “Istana Berbatik”, diharapkan masyarakat dapat semakin paham dan bangga terhadap batik sebagai warisan budaya Indonesia. Acara ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi industri mode lokal untuk semakin berkembang dan menggaungkan pesona batik ke kancah mode dunia.

[nug/rel]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *