STRATEGINEWS. Id. Landak Kalbar- Perusahaan perkebunan sawit PT. Pertiwi Agro Sejahtera, PT. Agro Planindo Utama dan PT. Kusuma Mentari Makmur anak perusahaan PT. Sampoerna Agro Tbk Landak Area menyelenggarakan Apel kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Apel kesiapsiagaan tersebut digelar di halaman PT. APU Rabu (27/9/2023) itu,Askep PT. APU, Yohanes Edi Susilo selaku pembina apel siaga dan Arif Prasetyo selaku komandan upacara yang diikuti oleh tim Damkar 3 perusahaan dan Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) dari 6 Desa di sekitar perusahaan yakni Desa Paku Raya, Nyayum, Semuntik, Sepangah, Temoyok dan Serimbu.
Apel juga dihadiri Manggala Agni, Dinas perkebunan Kabupaten Landak, Camat Air Besar, Camat Kuala Behe, Polsek Air Besar dan Kuala Behe, Danramil, puskesmas, Kepala Desa dan Managemen perusahaan serta tamu undangan lain.
Askep PT. APU, Yohanes Edi Susilo selaku pembina upacara menyampaikan, bahwa kegiatan hari ini adalah program Corporate Social Responsibility (CSR) 3 perusahaan kami yaktu PT. APU, KMM dan PT. PAS,” katanya.
Disampaikan Yohanes, bahwa melalui program CSR perusahaan kami di Tahun lalu, di mana kami memfasilitasi membantu pemerintah dan Desa dalam membentuk KTPA di wilayah Desa masing-masing.
Menurutnya, tahun lalu perusahaan telah memfasilitasi terbentuknya 6 KTPA Desa. Selain itu, perusahaan tidak hanya memfasilitasi terbentuknya KTPA saja namun sekaligus membantu sarana prasarana pemadam kebakaran untuk masing-masing KTPA,” ujar Yohanes.
” Dapat kami sampaikan bahwa kami di perusahaan juga memiliki tim internal tanggap darurat yang didukung dengan peralatan pemadam kebakaran sehingga apabila terdapat titip api hotspot di wilayah perusahaan segera dengan tanggap tim akan melakukan pemadaman.
Harapan kami melalui kegiatan ini, tim KTPA Desa bisa lebih terampil, tanggap dan memiliki keahlian bila mana terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah masing-masing,”harap Yohanes lagi.
Sementara Social Investment PT. Sampoerna Agro Landak Area,Tendo Sihite menjelaskan, bahwa kegiatan ini adalah tindak lanjut program Tahun lalu di mana memperhatikan cuaca saat ini yang ekstrim di perkirakan memasuki musim kemarau.
Tendo menjelaskan, melalui kegiatan CSR perusahaan ini kami memandang perlu diadakan apel siaga dan simulasi pemadaman kebakaran karhutla terhadap KTPA yang sudah terbentuk ini.
Sesuai dengan maklumat Kapolda Kalimantan Barat tentang larangan dan sanksi hukum pembakaran hutan dan lahan, perusahaan PT. Sampoerna Agro Tbk ikut mendukung penuh upaya pemerintah dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” tambah Tendo dengan Media ini.
Camat Air Besar M. Ivan Zulfisani menyampaikan, kegiatan Apel kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan ini berharap kepada tim Damkar di 3 perusahaan dan Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) dari 6 Desa di sekitar perusahaan untuk betul-betul memahami peran sebagai KTPA di wilayah Desanya masing-masing.
“Memahami bagai mana mekanisme pelaksanaan pemadam dan bagai mana konsep penggunaan alat-alat pemadam, baik mobil, mesin dan bagai mana penanganan secara manual. Yang tak kalah pentingnya lagi, yaitu bagai mana cara kita melakukan deteksi dini kebakaran hutan dan lahan pada kawasan perkebunan,” tutup Camat.
Maklumat Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat tentang larangan dan sanksi hukum pembakaran hutan dan lahan disampaikan oleh, Srapinus Deli Gumanti. Setelah Apel, dilanjutkan dengan simulasi pemadam kebakaran hutan dan lahan oleh KTPA di 6 Desa dan tim Damkar 3 perusahaan.
(Man)




