STRATEGINEWS.Id, Bireuen – Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen melaksanakan Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) yang merupakan sebuah program pemberian bantuan pembiayaan yang diperlukan bagi santri berprestasi, yang telah dinyatakan lulus dan memenuhi syarat untuk menempuh jenjang pendidikan tinggi yang telah menjalin kerjasama dengan Kementrian Agama RI.
Seleksi santri berprestasi yang direncanakan berlangsung selama 3 (tiga) hari yaitu pada tan
29, 30 dan 31 Agustus 2023 dimulai jam 08.00 s/d 16.30. dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen, Dr Jufliwan SH MM yang berlangsung di Gedung Islamic Center Development, Selasa (29/8/2023)
Dalam sambutannya Jufliwan mengatakan tujuan dari diselenggarkan kegiatan ini adalah untuk menambah wawasan, kompetensi, dan kecakapan menguasai Hafalan Kitab dan Hadist bagi para santriwan dan santriwati.
Kita berharap kegiatan ini dapat terus berlangsung dengan peningkatan kuota peserta dan besaran Beasiswanya terus meningkat. Untuk itu Pemda Kabupaten Bireuen melalui PJ. Bupati Bireuen Dr Aulia Sofyan sangat mendukung kegiatan yang mulia ini sehingga kemampuan para santri bisa terus ditingkatkan, dan Insya Allah tahun 2024 akan diteruskan Kembali.
Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan Dayah melaksakan kegiatan seleksi Beasiswa santri berprestasi hafalan kitap dan hadist untuk mengapresiasi apa yang telah dikuasai dan ditekuni dalam ilmu terkait demi menambah minat generasi muda khususnya dikabupaten Bireuen untuk belajar didayah, program ini juga dalam rangka mendukung Bireuen Kota Santri, “ujarnya”.
Sebelumnya Ketua Panitia Asri, SE menyampaikan bahwa anggaran untuk penyelenggaraan kegiatan Beasiswa santri berprestasi bersumber dari DOKA tahun 2023.
Dari keseluruhan Cabang, pemenangnya dibuat perangkingan, dari 1106 hanya 265 santri yang berhak menerima Beasiswa dengan nilai tertinggi.
Peserta yang mengikuti seleksi Beasiswa santri berprestasi 1106 dengan rincian yaitu ULA dengan jumlah 414 peserta bidang lomba Tauhit, Fiqih, Akhlak, Nahwu, Hadist Arbain.
WUSTA dengan jumlah peserta 351 bidang lomba Tauhid, Fiqih, Tafsir, Tarikh. ULYA dengan jumlah peserta 341 bidang lomba Tauhid, Ushul Fiqh, Nahwu, Ilmu Tafsir, Balaghah dan Ulumul Hadits. ( STR 199)












