Strateginews.Id, Donggala – Dinas Perikanan Kabupaten Donggala salurkan bantuan ikan segar dan produk olahan kepada ratusan keluarga di Kelurahan Gunung Bale dan Maleni, Kecamatan Banawa, pada Selasa, (5/05/2026).
Sebelumnya, program serupa telah dilaksanakan di Kecamatan Banawa Selatan, tepatnya di Desa Lumbulama dan Malino, dan kegiatan ini dilanjutkan ke wilayah Kecamatan Banawa atau di dalam kota Donggala.
Menurut Kepala Dinas Perikanan Donggala Ali Assegaf, penyaluran bantuan kali ini merupakan lanjutan dari upaya percepatan penurunan stunting melalui pemenuhan gizi bagi masyarakat berbasis protein hewani.
Bantuan ini, kata dia ditujukan bagi keluarga berisiko stunting, khususnya yang masuk kategori desil 1 dan 2. Ali menyebut setiap kepala keluarga (KK) di berikan 3 kilogram ikan segar dan 2 paket makanan olahan ikan.
“Penyaluran bantuan mengacu pada data keluarga berisiko stunting berdasarkan data dari P2KBPPPA dan Bappeda Kabupaten Donggala, sehingga intervensi yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran,” terangnya.
Ali menyebut berdasarkan data, tercatat ada sejumlah 75 (KK) Kepala Keluarga di Kelurahan Gunung Bale menerima bantuan tersebut, dan di Kelurahan Maleni disalurkan kepada sekitar 117 (KK) Kepala Keluarga.
Lanjut di katakan Kadis Perikanan Donggala itu, program ini juga menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat di wilayah perkotaan yang selama ini belum tersentuh program serupa.
“Selama ini kita lebih banyak fokus ke wilayah pesisir dan pelosok desa. Ternyata di dalam kota sekitar pusat pemerintahan masih ada warga yang membutuhkan perhatian,” ungkapnya.
Menurut Ali, penyaluran bantuan dilakukan langsung di lingkungan warga agar pemerintah dapat melihat secara langsung kondisi masyarakat serta kebutuhan riil terkait makanan bergizi di lapangan.
Melalui program tersebut, pemerintah berharap konsumsi ikan di masyarakat dapat tingkatkan kebutuhan gizi, khususnya bagi anak-anak dalam keluarga berisiko stunting, dapat terpenuhi.
Di tegaskan Ali, Pemkab Donggala menargetkan penurunan angka keluarga berisiko stunting secara bertahap, sekaligus menekan angka kemiskinan ekstrem. Selain itu, program ini juga dapat mendorong peningkatan konsumsi ikan masyarakat hingga mencapai target indikator kinerja daerah.
“Harapan kami dapat turunkan angka stunting daerah hingga 15,5 persen, angka kemiskinan turun 10,3 persen. Dengan konsumsi ikan perkapita pertahun mencapai target sesuai indikator kinerja sebesar 61.62 kilogram di 2026,” tukas Ali.
Sementara itu Lurah Kelurahan Maleni, Syech Al idrus mengatakan, untuk Kelurahan Maleni yang tercatat sebagai penerima bantuan ikan segar dan paket makanan olahan berbahan ikan ini sejumlah 117 kepala keluarga (KK).

“Kalo untuk Kelurahan Maleni yang masuk kategori stunting dan miskin ekstrem itu, ada sejumlah 117 kepala keluarga (KK) masuk dalam desil 1 dan desil 2. Warga ini kami undang datang ke kantor kelurahan untuk menerima secara langsung bantuan dari Dinas Perikanan Donggala,” terang Lurah Maleni.
Syech sangat memberi apresiasi Pemerintah kabupaten melalui Dinas Perikanan, yang telah memberikan perhatian khusus terhadap masyarakat di Kelurahan Maleni yang membutuhkan bantuan tersebut.
“Saya sangat berterima kasih atas kehadiran Dinas Perikanan Donggala yang datang ke Kelurahan Maleni untuk menyalurkan bantuan ini. Harapan saya semoga dengan adanya bantuan fasilitasi ikan segar dan paket makanan olahan perikanan ini bisa dapat di rasakan manfaatnya oleh para warga yang menerimanya, “ pungkas Syech mengakhiri.
DAD












