Strateginews.id, Singkawang Kalbar – Wakil Walikota Singkawang, Muhammadin, SE.,M.H. mengimbau warga masyarakat Kota Singkawang. Agar disiplin membuang sampah pada tempat yang telah disediakan dan pada waktu yang tepat.
Kejelasan ini diungkap Muhammadin, saat mendatangi salah satu tempat pembuangan sampah (tps) di Jl. Merpati Kelurahan Melayu Singkawang Barat. Tepatnya di belakang bank mandiri Singkawang. Selasa (27/01/2026).
Muhammadin gerak cepat, merespon adanya keluhan warga masyarakat, terkait pembuangan sampah yang saban hari menumpuk terlihat tidak beraturan. Bahkan ada diantaranya, pembuangan sampai yang dilakukan, sejak lama tidak pada tempat yang telah disediakan.
Disela peninjauanya, Muhammadin mengatakan, pembuangan sampah di tps tps oleh warga di Kota Singkawang, akan diatur. Mulai jam 18.00 ( jam 6 sore) hingga malam dini hari. Karena waktu subuh, petugas kebersihan pasukan kuning Dinas Lingkungan Hidup, jelasnya, akan mengangkut sampah dari tps tps tersebut.
Saat pagi hari hingga sore, ucap Muhammadin, sekitar tps sudah harus terlihat bersih tidak ada aktifitas pembuangan sampah di waktu pagi maupun siang hari. Dan pada waktu waktu tersebut, tps tps itu akan dijaga petugas.
“Waktu siang itu dijaga. Kita akan pasang baleho, dari jam 6 sore sampai tengah malam (jadwal pembuangan sampah pada tps). Subuh kan sudah diangkut. Jadwal itu kita minta dihidupkan kembali. Jadi Kota kita dari pagi sampai jam 6 sore tidak ada kelihatan sampah ” tegas Muhammadin.
Muhammadin berharap, aturan atau jadwal pembuangan sampah di tps tps ditaati warga masyarakat. Pada jadwal waktu pembuangan sampah yang telah ditentukan, warga pula diharapkan membuang sampahnya tepat masuk pada box sampah yang telah disediakan. Tidak dengan sembarang lempar, sehingga menjadi tumpukan yang meluber sampai kepinggir jalan. Akibatnya menimbulkan bau dan pemandangan yang kurang baik. Sisi lain, petugas kebersihan harus dibebani lagi dengan pekerjaan tambahan. Yang tadinya harus mengangkut sampai ke tempat pembuangan akhir, jadi harus membersihkan lagi keadaan tps sekitar akibat tumpukan sampah yang meluber di luar box tps.
“Paling penting adalah keperdulian kita bersama. Kita tentukan jamnya itu. Maka semuanya harus taat tertib. Karena ini bukan menyangkut pemerintah saja. Menyangkut tentang kesehatan semuanya, tentang masyarakat, tentang keindahan kota. Kesadaran daripada masyarakat. Pasukan kuning luar biasa kerjanya siang malam. Kasihan mereka. Jadi minta kesadaran semua, bukan karena adanya pemerintah diserahkan semua kepada pemerintah tapi sepenuhnya kesadaran kita bersama. Kota kita kita cintai bersih dan sehat selanjutnya kita harus bangga. Kotor tidak sehat maka masyarakatnya juga tidak bangga, ” ujarnya.
(Ibnu Azan)












