STRATEGINEWS.id, Medan — Zhacky Chaidir Rangga (20), mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Lubukpakam, ditemukan tewas tergantung di tempat kosnya, Selasa (12/7/2025) malam, di Jalan Thamrin, Lubukpakam, Kabupaten Deli Serdang.
Sebelum gantung diri, dia sempat menulis surat di selembar kertas permohonan maaf kepada ayah, mamak dan adiknya.
Zhacky, warga Desa Gunung Para, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), ditemukan tewas mengenakan jaket hoodie warna krem dan celana pendek training, dengan leher terjerat tali nilon warna hijau army, yang diikatkan pada kusen kamar mandi tempat kosnya.
Informasi yang diperoleh, beberapa teman kosnya curiga mengetahui Zhacky yang merupakan mahasiswa jurusan Ilmu Farmasi itu belum keluar dari kamar kosnya. Kecurigaan itu bertambah setelah mencium aroma kurang sedap dari dalam kamarnya.
Beberapa temannya lalu mendobrak pintu kamarnya dan menemukan korban tewas terjerat di kusen kamar mandi yang ada di kamarnya.
Sepucuk surat diduga ditulis korban berisi pesan mohon maaf kepada bapak, mamak dan adiknya, atas kelakuannya selama ini. Dalam tulisan itu, disebutkan bahwa dia melakukan hal itu (gantung diri) karena ada yang menghantui pikirannya.
Kapolsek Lubukpakam Polresta Deli Serdang, AKP Rusdi, ketika dikonfirmasi, Rabu (23/7/2025) pagi, menjelaskan, pihaknya telah mengamankan HP, laptop, sepucuk surat, tali nilon dan pakaian korban.
Jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk keperluan otopsi, seperti dikutip dari medanbisnisdaily.com, Kamis (24/7/2025) siang.
(KTS/rel)












