Pemdes Guntarano Latih Manajemen Peternak Kambing

Kades Guntarano, Mohamad Rifal bersama Pemateri saat membuka acara Pelatihan Manajemen Peternak Kambing.

Strateginews.Id, Donggala – Kegiatan pelatihan manajemen ternak kambing yang diselenggarakan di Kantor Desa Guntarano, Kecamatan Tanatovea, Donggala, menyatukan kelompok peternak calon penerima bantuan. Di hadiri oleh 35 peternak dari tiga kelompok berbeda yang masing-masing mewakili tiap dusun di Desa Guntarano.

Pelatihan ini dibuka oleh Kepala Desa Guntarano, Mohamad Rifal Djuba mengatakan, kegiatan ini dalam konteks ketahanan pangan. Pemerintah Desa Guntarano untuk mengatasi masalah ketahanan pangan melalui Bantuan ternak kambing akan didistribusikan kepada warga desa melalui kelompok di masing-masing dusun, dengan pengelolaan menggunakan mekanisme perguliran.

Pelatihan dimulai dengan pemaparan dari Pendamping Desa Kemendes RI mengenai regulasi terkait program ketahanan pangan dan hewani sesuai ketentuan, minimal 20% dari Dana Desa (DD) harus dialokasikan untuk program tersebut.

Adapun pemateri disampaikan oleh Alumni Peternakan Universitas Tadulako, Nurmaulida, yang mengulas tentang manajemen peternakan kambing. Poin-poin penting dalam materi ini meliputi pemilihan bibit unggul ternak kambing, standar kandang yang ideal, pemberian pakan yang tepat, serta aspek kesehatan dan reproduksi ternak kambing.

Kades Guntarano, Mohamad Rifal menekankan, pelatihan ini sebagai langkah konkret pemerintah desa untuk memastikan ketangguhan pangan hewani di Desa Guntarano serta untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Rencana kedepan menjadikan Desa Guntarano sebagai sentra produksi ternak, tambahnya. Melalui alokasi Dana Desa, akan ada pengembangan ternak sapi dan unggas guna mengoptimalkan potensi desa dalam sektor peternakan. Pemenuhan kebutuhan daging IKN nanti, juga disasar oleh Pemerintah desa sebagai peluang usaha bagi warganya.

Dengan adanya pelatihan ini, para peternak di Desa Guntarano memiliki peluang baru untuk mengelola ternak kambing dengan lebih efektif dan efisien. Peningkatan kualitas peternakan ini akan berdampak positif terhadap ketersediaan pangan hewani serta perekonomian desa secara keseluruhan. Semua pihak berharap bahwa langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah desa ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat.

Tim Liputan Strateginews.Id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *