Strateginewd.id- Sulteng, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palu, Hj. Diah Puspita, S.A.P., M.A.P menghadiri kegiatan sosialisasi perlindungan konsumen dan keuangan digital yang digelar di Sriti Convention Hall, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan yang diprakarsai oleh Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah tersebut dihadiri pula oleh Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah, Bonny, Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tengah, Mustaqim, jajaran TP-PKK Kota Palu, serta sejumlah peserta dari berbagai unsur masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Diah menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap penggunaan layanan keuangan digital yang aman dan bijak, seiring perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Menurut Ketua Diah, literasi keuangan digital menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat saat ini, khususnya bagi para ibu rumah tangga yang memiliki peran besar dalam mengatur keuangan keluarga.
“Sosialisasi hari ini sangat penting bagaimana kita menjadi konsumen dalam menggunakan keuangan digital,” ungkap Ketua Diah.
Ketua Diah mengatakan, ibu-ibu PKK memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak edukasi di lingkungan masyarakat, terutama dalam memberikan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang cerdas dan aman.
“Hadirnya para ibu PKK mempunyai peran yang sangat strategis dalam memberikan edukasi kepada ibu-ibu untuk bisa menjadi ibu-ibu yang cerdas dalam menggunakan literasi keuangan dan secara tidak langsung keluarga terlindungi dari berbagai penipuan keuangan digital,” kata Ketua Diah.
Ketua Diah juga memberikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang terus aktif melakukan edukasi kepada masyarakat terkait pemanfaatan layanan keuangan digital dan pengelolaan keuangan keluarga.
“Sangat apresiasi kepada Kepala Bank Indonesia untuk mengedukasi kita semua sebagai menteri dalam keuangan keluarga,” tambah Ketua Diah.
Ketua TP-PKK Kota Palu berharap seluruh peserta dapat meneruskan informasi dan pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.
“Harapan saya kita semua dapat menjadi agen edukasi untuk masyarakat kita di wilayah masing-masing sehingga bisa dipastikan masyarakat di luar sana cerdas finansial,” ujar Ketua Diah.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah, Muhammad Irfan Sukarna, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut.
“Terima kasih kepada mitra-mitra strategis BI, pihak Pemkot Palu yang sudah berkenan hadir di kegiatan hari ini, serta ibu-ibu PKK Kota Palu,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menjaga data pribadi saat menggunakan layanan keuangan digital, guna menghindari berbagai bentuk penyalahgunaan data dan penipuan daring.
“Dalam konteks perlindungan konsumen itu jangan sampai kita keliru dengan data-data pribadi kita dalam mengakses keuangan digital,” jelasnya.
Muhammad Irfan Sukarna berharap kegiatan sosialisasi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menciptakan masyarakat yang lebih cerdas dan aman dalam bertransaksi digital.
“Saya harap kegiatan ini menghasilkan manfaat yang bisa kita realisasikan langsung ke kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
(Damai Tebisi).












