Daerah  

Lepas Keberangkatan Calon Jamaah Haji, Walikota Berharap di Do’akan Agar Singkawang Senantiasa Damai, Rukun dan Sejahtera

 

Strateginews.id, Singkawang Kalbar – Pemerintah Kota Singkawang, melepas 157 orang calon Jama’ah Haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Ditambah satu orang petugas haji daerah Kota Singkawang. Pelepasan resmi keberangkatan kloter (kelompok terbang) calon jama’ah haji ini, berlangsung di Basement Kantor Walikota Singkawang. Senin pagi (04/05/2026).

Dihadiri Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie, SE.,M.H melepas resmi kloter calon jamaah haji. Forkopimda Kota Singkawang, Kakankemenag Kota Singkawang Kakan Kemenhaj Kota Singkawang. OPD terkait, camat dan kepala instansi vertikal se Kota Singkawang. Ketua TP PKK Kota Singkawang, Ketua Ormas Islam, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta undangan lainnya.

Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie ingatkan suatu hal yang menurutnya penting. Cuaca di Indonesia khususnya di Kota Singkawang, dengan di sana (Arab Saudi), kata dia, tentunya sangat berbeda. Khususnya bagi bapak ibu jamaah haji yang lansia, diharapkannya dapat mengatur dan menyesuaikan kondisi fisik saat melaksanakan ibadah. Hal ini guna menunjang kesehatan. Meskipun didampingi dokter, hendaknya mempersiapkan juga obat-obatan yang biasanya dibutuhkan.

Tjhai Chui Mie mengatakan, sebagai kepala daerah beserta seluruh jajaran Pemkot Singkawang, akan berupaya meningkatkan pelayanan kepada calon jamaah haji yang akan ke tanah Suci. Sehingga apa yang bisa diberikan atau diperlukan, ujarnya, Pemkot Singkawang akan memberikan yang terbaik di tahun-tahun berikutnya.

Tjhai Chui Mie meminta kepada calon jamaah haji yang berangkat untuk konsentrasi penuh, selama dalam 40 hari menjalankan ibadah haji. Fokus pada niat dan tujuan berangkat ke tanah suci. Tidak terpengaruh pada hal-hal yang kurang penting, termasuk persoalan pekerjaan, keluarga dan lain lain sebagainya.

“Sekali lagi kita berpesan, kepada seluruh jamaah, agar senantiasa menjaga kesehatan. Mengikuti arahan petugas serta menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan tertib dan khusyu’. Jaga kebersamaan, saling membantu. Tunjukan sikap yang baik selama berada di tanah suci. Tunjukan Akhlak moral Singkawang yang ramah, sabar suka membantu dan juga jujur, ” pesannya.

Kami juga berharap, lanjut Tjhai Chui Mie, selama di tanah suci, jamaah haji mendo’akan Kota Singkawang senantiasa diberi kedamaian, kerukunan dan juga kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kota Singkawang. Sehingga menjauhkan kita, kata Thjai Chui Mie, dari masalah, musibah dan perpecahan.

Kakan Kementrian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Singkawang, Marhola Syahnaruddin, dalam sambutannya, mengatakan, calon jama’ah haji adalah panggilan ALLAH SWT. Sebagai nikmat yang sangat besar dan, kata dia, tidak semua orang mendapatkan Panggil an-Nya tersebut.

“Jamaah haji merupakan pilihan Allah. Artinya kita harus bisa mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah Swt kepada bapak ibu jamaah haji Kota Singkawang, ” ungkapnya.

Ada pesan yang disampaikan kepada jamaah haji Kota Singkawang. Yang pertama ucap Marhola, luruskan niat. Yang kedua, jaga fisik. Yang ketiga jaga hati. “Dan yang terakhir, saya mohon kepada jamaah haji Kota Singkawang titip do’a untuk Kota Singkawang, ” kata Marhola Syahnaruddin.

Menyampaikan laporannya, Sekda Kota Singkawang Dwi Yanti, menerangkan, pelaksaan jama’ah haji tingkat Kota mengacu pada Undang-Undang nomor 14 tahun 2025 perubahan ke tiga atas Undang-Undang nomor 8 tahun 2019 tentang Ibadah Haji dan Umroh. Dimana Bupati/Walikota pada suatu daerah, sebutnya, bertindak sebagai koordinator penyelenggaraan.

“Bapak/Ibu (calon jama’ah haji) adalah tamu-tamu yang telah menanti panggilan ini dengan penuh kesabaran dan harapan, ” kata Dwi Yanti.

Sebagai bentuk perhatian dan pelayanan kepada para jama’ah, lanjut Dwi Yanti, Pemkot Singkawang telah memfasilitasi berbagai perlengkapan, berupa baju batik, kaos, kerudung serta sal.

“Khusus untuk baju batik tahun ini, dirancang secara eklusif, dengan motif pagar Masjid Raya Singkawang. Sebagai identitas dan kebanggaan daerah. Selain itu pada sal jama’ah haji dicantumkan nomor HP petugas haji daerah asal Kota Singkawang. Bapak Prayuda, S.AP yang Insya Allah siap dihubungi kapan pun, apabila jamaah menghadapi kendala selama pelaksanaan ibadah haji,” kata Dwi Yanti.

Melalui koordinasi lintas perangkat daerah, berbagai persiapan telah dilaksanakan secara optimal. Dengan harapan seluruh jama’ah menjalankan ibadah haji dengan lancar, aman dan penuh kekhusu’an.

‘Hari ini bukan sekedar pelepasan, tapi juga momen haru melepas keluarga, kerabat dan orang-orang tercinta untuk menunaikan rukun Islam ke 5. Kami menitipkan do’a semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan serta kembali ke tanah air sebagai Haji dan Hajjah yang mabrur, ” ucap Dwi Yanti.

Sejak pagi hari hingga menjelang siang, tampak keluarga dan kerabat calon jamaah haji, memadati halaman kantor Walikota Singkawang, mendampingi pelepasan keberangkatan. Calon jama’ah haji, yang dilepas dari Kantor Walikota Singkawang, menuju asrama haji Pontianak, kemudian ke embarkasi Batam, titik keberangkatan terbang ke Arab Saudi tanah suci Makkah, untuk menunaikan Ibadah Haji selama kurang lebih 40 hari di sana. Keberangkatan menuju asrama haji di Pontianak, Pemkot Singkawang memfasilitasi calon jamaah haji, dengan lima unit bis Damri.

(Ibnu Azan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *