STRATEGINEWS.id, Medan — Bisnis peternakan sering dipandang sebelah mata, padahal peluang usaha ternak unik dan jarang pesaing tapi punya pasar jelas justru semakin terbuka lebar. Banyak usaha ternak berjalan tanpa banyak promosi namun tetap menghasilkan karena kebutuhan pasar yang stabil.
Di tengah trend bisnis digital, sektor peternakan tetap bertahan karena produknya selalu dibutuhkan, mulai dari pakan hewan, konsumsi manusia, hingga kebutuhan industri, semuanya memiliki pasar tersendiri.
Menariknya, kini banyak jenis ternak yang bisa dijalankan di lahan sempit dengan modal terjangkau. Bahkan beberapa di antaranya masih minim pesaing sehingga peluang suksesnya lebih besar. Berikut ini ulasannya:
1.Ternak Cacing Tanah
Ternak cacing tanah mungkin terdengar tidak biasa namun justru di situlah keunggulannya. Pasarnya sangat jelas, mulai dari petani, pemancing, hingga pelaku usaha pupuk organik. Cacing digunakan sebagai bahan pakan ternak dan juga untuk meningkatkan kesuburan tanah.
Keunggulan utama usaha ini adalah modal kecil dan bisa dilakukan di lahan terbatas. Perawatannya pun relatif mudah, cukup menjaga kelembapan dan memberi pakan organik.
Banyak orang menjadikannya sebagai usaha sampingan karena hasilnya konsisten dan permintaan stabil sepanjang tahun.
2.Ternak Jangkrik
Permintaan jangkrik di Indonesia tergolong tinggi, terutama sebagai pakan burung kicau, ikan, dan reptil. Hal ini membuat ternak jangkrik menjadi salah satu peluang usaha ternak unik dan jarang pesaing tapi punya pasar jelas.
Budidaya jangkrik tidak membutuhkan lahan luas. Anda bisa menggunakan kotak atau kandang kecil di rumah. Dengan siklus panen yang cepat dan harga jual yang cukup baik, usaha ini sangat cocok untuk pemula yang ingin mencoba bisnis peternakan dengan risiko rendah.
3.Ternak Kroto (Telur Semut Rangrang)
Kroto merupakan komoditas bernilai tinggi, terutama di kalangan pecinta burung dan pemancing. Permintaan kroto cenderung stabil karena digunakan sebagai pakan utama burung agar lebih sehat dan rajin berkicau.
Menariknya, pesaing di usaha ini masih belum terlalu banyak di banyak daerah. Budidayanya juga tidak membutuhkan lahan luas, cukup memanfaatkan pekarangan atau ruang sederhana. Pemasarannya pun mudah, bisa langsung ke toko pakan burung atau komunitas penghobi.
4.Ternak Lebah Madu
Madu adalah produk alami yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Tidak hanya dikonsumsi langsung, madu juga digunakan dalam industri makanan, minuman, hingga herbal.
Beternak lebah madu menjadi peluang yang menjanjikan karena permintaan pasar terus meningkat. Selain madu, produk turunan seperti propolis dan lilin lebah juga memiliki nilai jual tinggi. Usaha ini cocok dijalankan di daerah pedesaan maupun pinggiran kota yang masih memiliki lingkungan alami.
5.Ternak Bekicot
Bekicot sering dianggap sepele, padahal memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Selain untuk konsumsi, bekicot juga digunakan dalam industri kosmetik dan obat herbal.
Permintaan ekspor bekicot cukup besar, terutama dari negara-negara yang mengolahnya sebagai bahan makanan.
Budidaya bekicot relatif mudah, hanya perlu menjaga kelembapan dan menyediakan pakan alami. Ini menjadi salah satu peluang usaha ternak unik dan jarang pesaing tapi punya pasar jelas yang sering terlewatkan.
6.Ternak Maggot (Larva BSF)
Maggot atau larva lalat Black Soldier Fly (BSF) kini semakin populer sebagai solusi pakan alternatif berprotein tinggi. Kandungan proteinnya mencapai lebih dari 40%, sehingga sangat baik untuk pakan ikan dan unggas.
Selain itu, maggot juga berfungsi sebagai pengurai sampah organik. Dalam waktu 24 jam, ribuan maggot mampu menghabiskan sampah rumah tangga dalam jumlah besar. Ini menjadikan usaha ternak maggot tidak hanya menguntungkan tetapi juga ramah lingkungan.
Proses budidayanya cukup sederhana:
*Menyiapkan kandang lalat BSF
*Membuat tempat penetasan telur
*Menyediakan biopond untuk pembesaran
*Memberi pakan dari sampah organik
Harga jual maggot segar maupun kering cukup menggiurkan. Bahkan limbahnya (kasgot) bisa dijual sebagai pupuk organik sehingga menambah sumber penghasilan.
7.Ternak Belut Skala Rumahan
Belut merupakan salah satu komoditas pangan yang banyak diminati, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun usaha kuliner. Budidaya belut kini bisa dilakukan tanpa lumpur, menggunakan media sederhana seperti drum atau terpal.
Permintaan pasar yang stabil membuat usaha ini cukup menjanjikan. Selain itu, belut memiliki harga jual yang relatif tinggi dan masa panen yang tidak terlalu lama. Cocok bagi Anda yang ingin menjalankan usaha ternak di lahan sempit.
Kenapa Usaha Ternak Unik Layak Dicoba?
Memilih usaha ternak yang tidak umum justru bisa menjadi strategi cerdas. Saat banyak orang fokus pada ternak mainstream seperti ayam atau sapi, Anda bisa masuk ke pasar yang lebih niche dengan persaingan lebih rendah.
Selain itu, sebagian besar usaha ini memiliki:
*Modal relatif kecil
*Bisa dimulai dari rumah
*Pasar yang sudah jelas
*Potensi keuntungan yang stabil
Dengan pengelolaan yang baik, usaha ini bisa berkembang menjadi bisnis utama yang menguntungkan, seperti dikutip dari liputan6.com, Minggu (29/3/2026) malam.
(KTS/rel)












