27 tahun lalu, kursi 11A selamatkan satu-satunya penumpang pesawat di Thailand

Foto: Ilustrasi kursi pesawat.

 

STRATEGINEWS.id, Medan — Sekitar 27 tahun lalu, ada penumpang pesawat yang selamat dari kecelakaan maut, sama seperti warga negara Britania penumpang Air India bernama Vishwashkumar Ramesh. Pria yang lolos dari maut 27 tahun silam itu adalah Ruangsak Loychusak.

Ruangsak adalah aktor dan penyanyi asal Thailand yang selamat dari kecelakaan pesawat mematikan 27 tahun lalu. Kecelakaan India Air dan selamatnya Ramesh mengingatkan Ruangsak kepada peristiwa di mana dia seakan diberi kesempatan kedua.

Pada 11 Desember 1998, Ruangsak yang berusia 20 tahun itu menumpangi pesawat Thai Airways TG261. Pesawat itu jatuh di sebuah rawa-rawa ketika hendak mendarat di Thailand bagian selatan. Saat itu ada 101 orang tewas.

Ruangsak, yang kini berusia 47 tahun itu, mengatakan, saat peristiwa kecelakaan pesawat itu dia duduk di kursi 11A. Dia mengaku kaget ketika mengetahui Ramesh duduk di bangku yang sama dengannya.

“Korban selamat dari kecelakaan pesawat di India. Dia duduk di kursi yang sama dengan saya, 11A,” kata Ruangsak dalam unggahan Facebook-nya sebagaimana dilansir India Today, Sabtu (14/6/2025).

Menurut laporan India Today, Ruangsak tidak lagi menggunakan pesawat selama bepergian. Sudah sekitar satu dekade dia tidak lagi menggunakan pesawat.

Ruangsak menggambarkan hidupnya setelah kecelakaan itu sebagai ‘kehidupan kedua’. Dia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban pesawat Air India.

Kesaksian Ramesh
Vishwashkumar

Ramesh adalah satu-satunya korban selamat tragedi jatuhnya pesawat Air India. Pesawat itu lepas landas dari Kota Ahmedabad di India Barat dan menabrak area pemukiman padat penduduk, menghantam kompleks rumah sakit dan asrama mahasiswa kedokteran.

“Saya berhasil melepaskan sabuk pengaman. Celah itu saya dorong menggunakan kaki, kemudian saya merangkak keluar,” tutur Ramesh kepada media pemerintah India, DD News.

Ramesh, 40, duduk di kursi 11A dalam penerbangan Boeing 787 tujuan London ketika pesawat itu jatuh tak lama setelah lepas landas di Ahmedabad, India barat, Kamis (12/6/2025).

Ramesh, yang masih terbaring di ranjang rumah sakit, menceritakan bagaimana lampu di dalam pesawat “mulai berkedip-kedip” sesaat setelah lepas landas. Dalam waktu lima hingga sepuluh detik, pesawat seperti “tersangkut di udara”.

Ramesh mengatakan, bagian pesawat tempat dirinya duduk mendarat dekat tanah dan tidak bersentuhan dengan gedung tersebut.

“Ketika pintu pecah, saya melihat ada sedikit celah. Saya berusaha keluar dari sana dan berhasil. Tidak ada yang bisa keluar dari sisi berlawanan yang menghadap tembok. Bagian itulah yang tertabrak,” jelasnya.

Pria asal Leicester itu tidak percaya bisa keluar hidup-hidup dari reruntuhan.

“Saya melihat orang-orang meninggal di depan mata saya, para pramugari, dan dua orang dekat saya. Saya kira saya juga mati. Tapi ketika saya membuka mata dan melihat sekeliling, saya sadar saya masih hidup. Saya masih tidak percaya bagaimana saya selamat. Saya berjalan keluar dari reruntuhan,” ujarnya, seperti dikutip dari detikNews, Minggu (15/6/2025) sore.

(KTS/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *