STRATEGINEWS.id, Kupang – Kuasa Direktur CV. Pulung Nusantara (PGM) yang beralamat kantor di Gandong, RT 007, RW 003, Desa Kerten, Kecamatan Ganti Warno, Jawa Tengah, diduga membawa kabur upah para tenaga kerja pembangunan gedung Kantor Pajak Kabupaten Rote Ndao, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun anggaran 2024/2025.
Sesuai pengakuan para tenaga kerja kepada media ini di Kupang, Sabtu, 5/4/2025, terduga pelaku PGM telah membawa kabur upah kerja mereka dengan total keseluruhan senilai Rp
283 juta.
Menurut Juru Bicara (Jubir) para tenaga kerja, Andi Bifel, terduga pelaku PGM, tidak membayar upah tenaga dan kabur secara diam – diam, padahal semua pekerjaan sudah selesai.
“Dia (PGM) kabur sekitar pertengahan 25 Maret 2025 dengan membawa uang senilai Rp.283 juta. Yang bersangkutan sulit di hubungi dan kami sudah cari ke tempat penginapan hingga kemana – mana tapi tidak ada dan sengaja menghindar “.ungkap Bifel.
Selain tidak diketahui keberadaannya sekarang lanjut Andi Bifel, terduga pelaku telah membohongi kami dengan janji – janji yang tidak pernah di tepati hingga kabur dan merugikan para tenaga kerja.
Hal yang sama juga di keluhkan Noldi dari bagian pekerjaan instalasi listrik, yang merasa sangat dirugikan dengan ulah terduga pelaku ini.
“Bayangkan kami sudah buat kesepakatan perjanjian pembayaran, tapi yang bersangkutan tidak menepati dan kabur begitu saja membawa uang keringat kami.
“Kami akan mengambil sikap untuk menyiapkan bukti – bukti dan melaporkan yang bersangkutan ke penegak hukum agar diselesaikan secara “.tegas Noldi.
Berikut ini rincian nilai kerugian dari total pekerjaan keseluruhan yakni, pekerjaan struktur lantai satu dan dua senilai, Rp. 95 juta, pekerjaan rumah dinas, senilai 16 juta, pekerjaan instalasi listrik senilai, Rp. 40 juta, pekerjaan pagar keliling, 26 juta, material senilai Rp. 91 juta dan upah pengawas lapangan 15 juta.
(DA/tim)












