STRATEGINEWS.Id, Jakarta – Soal rekonsiliasi PDI Perjuangan [PDIP] dan Partai Demokrat, yang belakangan semakin santer, Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengatakan, bahwa peluang rekonsiliasi adalah untuk kepentingan politik nasional.
Sikap ini disampaikan Puan Maharani menyusul adanya pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengaku bertemu dengan Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo (Jokowi), melalui mimpinya.
Adapun pengakuan mimpi tersebut, disampaikan SBY melalui unggahan di akun Twitter resminya @SBYudhoyono pada Senin (19/6/2023) lalu.
“Saya bermimpi, di suatu hari Pak Jokowi datang ke rumah saya di Cikeas untuk kemudian bersama-sama menjemput Ibu Megawati di kediamannya. Selanjutnya, kami bertiga menuju Stasiun Gambir,” demikian tulis SBY.
Puan mengaku optimis, tidak akan pernah ada jalan buntu terkait rekonsiliasi tersebut.
“Kalau saya meyakini dan optimistis tidak akan pernah ada jalan buntu karena semuanya itu kan tentu harus pada waktu yang tepat,” ujar Puan saat gladi kotor puncak perayaan Bulan Bung Karno di GBK, Jakarta, Kamis (22/6/2023).
Ia menyebutkan, pertemuan yang telah dilakukannya bersama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Minggu (18/6/2023) lalu telah membuka jalan untuk dilakukannya rekonsiliasi.
“Insya Allah mudah-mudahan apa yang menjadi mimpi Pak SBY bisa menjadi kenyataan. Saling menjemput, dijemput, bahkan kemudian disambut oleh Presiden Ke-8,” tandasnya.
[sur/red]












