STRATEGINEWS.id, Palu – Bupati Parigi Moutong ( PARMOUT) Erwin Burase mendatangi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu dan diterima langsung Kepala Kantor Imigrasi Palu, Muhammad Akmal, Selasa (14/07/26).
Kehadiran Bupati Erwin Burase di Kantor Imigrasi untuk mengurus paspor dan sekaligus kordinasi terkait Pengawasan Orang Asing (PORA) yang keluar masuk maupun yang melakukan kegiatan investasi di Kabupaten Parigi Moutong.
Dalam pertemuan antara Bupati Erwin dan Kakanim Akmal terjadi diskusi dimana kedua belah berbagi informasi (sharing) mengenai berbagai hal terkait salah satunya rencana pemberian tanah hibah untuk pembangunan Kantor Imigrasi di sekitaran Jalan Jalur Dua Kota Parigi.
Rencana pembangunan Kantor Imigrasi di Kabupaten Parigi Moutong untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat maupun orang asing yang yang melakukan kegiatan investasi dibidang pertambangan, perkebunan dan pariwisata.
Untuk sementara, menurut Bupati Erwin Burase, yang menarik perhatian orang asing berinvestasi di Kabupaten Parigi Moutong, khususnya di Bidang Pertambangan Emas, dan Bidang Perkebunan khususnya Durian.
Saat ini Parigi Moutong menjadi daya tarik tersendiri bagi investor luar khususnya dari Cina baik di bidang pertambangan maupun komoditas durian. Oleh karena itu, kami Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong akan terus melakukan kordinasi lintas instasi teknis terkait khususnya dengan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu. Jelas Erwin.
Bupati Parigi Moutong Erwin Burase mengharapkan, koordinasi yang baik dengan pihak Imigrasi akan dapat menghasilkan beberapa hal penting untuk kemajuan Kabupaten Parigi Moutong, terutama dalam hal pengawasan orang asing.
Sementara Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TOI Palu Palu, Muhammad Akmal, menegaskan bahwa jajarannya sangat mendukung iklim investasi di Kabupaten Parigi Moutong.
Akmal berjanji akan mendukung apa yang disampaikan oleh Bupati Erwin serta akan tetap terus berkordinasi dalam melakukan pengawasan orang asing yang masuk maupun yang melakukan aktivitas dibidang pertambangan, perkebunan, maupun pariwisata.
Selaku Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal, akan tetap mendukung masuknya investor asing di Kabupateng Parigi Moutong, namun dengan pengawasan terkordinasi bersama Kepolisian, TNI melalui Tim PORA.
Akmal menambahkan, agar orang asing yang mau berinvestasi di bidang pertambangan dan Pertanian dan Perkebunan wajib mendapatkan rekomendasi resmi dari Bupati serta dinas instasi teknis terkait.
Terkait perkembangan investasi untuk durian di Kabupaten Parigi Moutong Bupati Erwin Burase mengatakan, perkembangannya sangat pesat, Sekarang ini sudah ada 17 packing house (gudang pengemasan) durian yang telah beroperasi secara aktif untuk melakukan ekspor langsung ke China.
Tingginya permintaan ekspor durian ke Cina sukses mendongkrak kesejahteraan masyarakat petani lokal dimana harga durian yang tadinya hanya berkisar Rp35.000/kg kini melejit hingga mencapai angka Rp 95.000/Kg.
Namun demikian pemenuhan kuota ekspor tersebut baru menyentuh angka 2% dari total kebutuhan pasar di China. Jelas Erwin. (Damai Tebisi).












