*Sekda Sulteng Dr.Novalina Tegaskan, Peran Strategis ASN sebagai Perekat NKRI dan Penggerak Profesionalisme*
Strateginews.id-Palu, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Dr.Novalina, M.M, secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Provinsi (MUSPROV) ke-VI Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 yang digelar di Kantor BPSDM, Selasa (28/04/2026).
Kegiatan MUSPROV ini menjadi momentum penting bagi seluruh anggota KORPRI di Sulawesi Tengah untuk memperkuat peran organisasi dalam mendukung pemerintahan dan pembangunan daerah, sekaligus memperteguh komitmen sebagai aparatur sipil negara (ASN) yang profesional dan berintegritas.
Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa MUSPROV bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum strategis untuk memperkuat eksistensi dan kontribusi KORPRI.
“KORPRI Provinsi Sulawesi Tengah bukan hanya sekadar agenda organisasi yang harus dilakukan, tetapi ini adalah momentum strategis untuk memperkuat peran KORPRI,” tegasnya
Lebih lanjut, sekda menjelaskan bahwa KORPRI memiliki tiga peran utama yang harus terus dijaga dan diperkuat. Pertama, sebagai perekat dan pemersatu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kita harus betul-betul menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan, tidak membeda-bedakan, serta tidak menyebarkan hoaks yang dapat menyebabkan perpecahan bangsa Indonesia,” ujarnya.
Peran kedua, lanjutnya, adalah sebagai penggerak profesionalisme ASN. Ia menekankan bahwa profesionalitas ASN dapat diukur melalui tiga indikator utama, di antaranya disiplin dalam menjalankan tugas, peningkatan kapasitas diri, serta komitmen terhadap kinerja yang berkualitas.
“Kalau kita bicara profesionalitas, maka ukurannya adalah disiplin, peningkatan kapasitas ASN, dan konsistensi dalam menjalankan tugas secara optimal,” jelasnya.
Dalam konteks ini, pengawasan terhadap kedisiplinan ASN juga terus diperkuat, termasuk melalui sistem pembinaan dan pengendalian yang terintegrasi di lingkungan pemerintah provinsi.
Peran ketiga KORPRI adalah sebagai mesin utama birokrasi yang mendorong efektivitas pelayanan publik dan pembangunan daerah. Oleh karena itu, ASN diharapkan mampu bekerja secara adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil.
Sekda juga menyinggung pentingnya menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai integritas melalui berbagai program, termasuk penguatan budaya kerja yang berlandaskan prinsip “Berani Berintegritas”.
Dalam MUSPROV VI , Drs. Abd. Raaf Malik, M.Si terpilih sebagai ketua KORPRI Sulawesi Tengah yang baru, diharapkan mampu memperkuat peran KORPRI sebagai wadah ASN yang solid, profesional, dan berintegritas dalam mendukung pembangunan Sulawesi Tengah yang lebih maju dan berkelanjutan.
(Damai Tebisi).












