Mendadak Ratusan Honorer Seruduk DPRD Donggala

Strateginews.Id, Donggala – Ratusan pegawai honorer mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Donggala pada Rabu (8/4/2026). Kedatangan para honorer ini berdemo secara seruduk mendadak tanpa ada pemberitahuan, sehingga memaksa pimpinan dan anggota dewan terpaksa memberi penjelasan langsung di halaman gedung legislatif tersebut.

Wakil Ketua II DPRD Donggala, Azis Rauf, didampingi oleh Ketua Komisi I Mohammad Ifan, Sekretaris Dewan (Sekwan), serta anggota dari Fraksi PKB, menerima kedatangan massa dengan bijak dan menegaskan prosedur yang seharusnya ditempuh oleh para honorer yang berdemo.

Ratusan Honorer yang demo di Kantor DPRD

“Mereka datang tanpa ada pemberitahuan lebih dulu. Kami pimpinan dan anggota dewan lainnya kaget. Kalau memang belum ada solusi dan ingin menyampaikan aspirasi ke sini, sebaiknya tentukan hari dan tanggalnya, menyurat dulu supaya kami bisa mempersiapkan diri,” ujar Azis Rauf di hadapan massa.

Politisi partai Gerindra ini mengatakan agar segala bentuk tuntutan disampaikan secara tertulis. Hal ini penting agar aspirasinya bisa didiskusikan dengan jelas dan terarah dalam forum pertemuan yang resmi.

Lebih lanjut ditegaskan Azis, fungsi dan kedudukan lembaga legislatif. “Perlu diketahui, tugas dan tanggung jawab DPRD itu memberikan rekomendasi, kami bukan eksekutor. Jadi setelah jelas apa yang dituntut, sampaikan secara tertulis, nanti akan kita bahas dalam pertemuan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Azis Rauf juga membantah tuduhan yang dilontarkan oleh sebagian massa yang menilai pihak DPRD menyembunyikan Bupati Donggala di dalam kantor.

“Tadi kami dituduh sembunyikan Ibu Bupati di sini. Saya bilang demi Allah tidak ada. Kalau perlu saya panggil tiga orang untuk geledah kantor DPRD, tapi mereka tidak mau juga,” Terang Azis.

Usai mendengar penjelasan dari Wakil Ketua DPRD, massa akhirnya memutuskan membubarkan diri masing-masing lalu meninggalkan kantor DPRD dan bergerak menuju Kantor Bupati Donggala untuk menyalurkan aspirasinya di sana.

Walau kedatangan kali ini dilakukan secara mendadak, Azis Rauf menegaskan, pintu DPRD selalu terbuka untuk masyarakat. Lembaga legislatif memiliki tugas konstitusional untuk menampung dan menindaklanjuti aspirasi seluruh warga Kabupaten Donggala.

“Yang jelas, DPRD akan selalu menerima karena tugas tanggung jawab kami menerima aspirasi masyarakat. Jadi kalau ada tuntutan, mari kita bicara dengan baik biar jelas. Nanti apa yang menjadi keluhan masyarakat, akan kami sampaikan kepada Bupati untuk mencari solusi terbaik,” Imbuh Azis.

Harapan kami, ke depannya setiap elemen masyarakat dapat berkoordinasi terlebih dahulu, sehingga penyampaian aspirasi dapat berjalan tertib, kondusif, dan menghasilkan solusi yang nyata.

DAD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *