Investasi Sapi Potong Masuk Donggala

Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala, Rustam Effendi

Strateginews.Id, Donggala – Kabupaten Donggala merupakan daerah potensi investasi dalam mengembangkan berbagai usaha di Sulawesi Tengah. Sebut saja rencana investasi ratusan miliar peternakan sapi potong di wilayah Kecamatan Dampelas dan Balaesang.

Usaha peternakan sapi potong terpadu di Donggala dirancang sebagai model agribisnis hulu-hilir yang mengintegrasikan unit pembibitan, penggemukan, pengolahan hingga pemasaran dagingnya. Pihak investor PT Asindo Setiatama sudah mengajukan rencana investasi itu ke Pemerintah Kabupaten Donggala.

Rencana invetasi sapi potong ini langsung di tindak lanjuti Pemkab Donggala, Sekretaris Kabupaten Donggala, Rustam Effendi bersama tim tata ruang lakukan peninjauan ke Kecamatan Balaesang. Memastikan wilayah yang diajukan perusahaan tidak bertentangan dengan tata ruang wilayah.

Rustam mengatakan, rencana usaha peternakan sapi potong itu membutuhkan wilayah seluas 3.384 hektar, mencakup dua wilayah Dampelas dan Balaesang. “Kami bersama tim sudah turun melakukan peninjauan lokasi,” terangnya.

Lebih lanjut di katakan Rustam, Kawasan lokasi seluas 3.384 Hektar itu selain padang pengembalaan juga akan jadi kebun pakan. Adapun sasaran market sapi potong itu selain pasar lokal juga pasar regional. Terutama Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Timur.

“Tujuan dari usaha ini adalah meningkatkan ketersediaan daging sapi nasional. Mendorong  pertumbuhan ekonomi lokal, serta menciptakan model usaha peternakan berkelanjutan dan berdaya saing tinggi,” Ujarnya.

Nilai investasi usaha petenerkan sapi potong tersebut ratusan miliar. Dimana proyeksi pembangunan infrastruktur peternakan sapi potong itu berkisar Rp.180 miliar. “Itu baru nilai infrastrurkturnya. Belum termasuk yang lain,” sebut Rustam.

Rencana investasi akan dibahas kembali pada rapat bersama pimpinan. “Hasil peninjauan kita kemarin akan ditindaklanjuti dengan rapat bersama. Sebagai langkah awal kita sudah lakukan survey lokasi yang diajukan pihak perusahaan,” Pungkas Sekda Donggala.

DAD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *