STRATEGINEWS.id, Medan — Puluhan anggota geng motor bersenjata tajam (sajam) di Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara (Sumut) membacok warga. Selain itu, mereka juga menyerang pedagang.
Kapolresta Deli Serdang, Kombes Raphael Sandhy Cahya Priambodo, mengatakan, peristiwa itu terjadi di sejumlah lokasi di Deli Serdang, Jumat (1/3/2024). Sejauh ini, lima pelaku telah ditangkap pada Minggu (3/3/2024), yakni Dimas Fahril (17), Desta Riyan (17), Rauzi, Dzakir Hammad (17) dan M Tio Satria (16).
“Mereka diamankan di Jalan Sisingamangaraja, tepatnya di bawah fly over Amplas, Minggu sekitar pukul 04.30 WIB,” kata Raphael, Senin (4/3/2024).
Perwira menengah Polri itu mengatakan, berdasarkan keterangan para pelaku, peristiwa itu berawal pada Jumat sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, mereka diajak pelaku bernama Rizal untuk keluar dan menyerang ke arah Kecamatan Lubuk Pakam.
Lalu, sekitar pukul 01.00 WIB, pelaku Dimas, Desta, dan Dzakir menaiki sepeda motor dengan berbonceng tiga menuju arah Lapangan Purwo. Setibanya di sana, sudah ada sekitar 50 orang geng motor yang terdiri dari Geng Motor Geston, 1314, XI, dan Geng Motor Parsong.
Setelah itu, para geng motor itu bergerak menuju Lubuk Pakam. Setibanya di Jalan Imam Bonjol, geng motor itu menggeber-geber sepeda motor mereka hingga membuat warga kesal. Alhasil, warga keluar dan melempar batu ke arah para pelaku.
“Setelah aksi yang dilakukan warga, Dimas yang menggunakan jaket ojol dan membawa celurit serta tersangka Desta yang menggunakan sajam jenis corbek berhenti di TKP dan mengejar salah satu warga yang berlari ke arah rumahnya,” jelasnya.
Saat dikejar, warga itu terjatuh di depan rumahnya. Saat korban terjatuh, pelaku Dimas dan Desta langsung membacok korban. Setelah itu, mereka pergi meninggalkan lokasi dan konvoi menuju arah Jalan Bakaran Batu.
Setibanya di Bakaran Batu, geng motor tersebut menyerang seorang penjual burger dengan menghancurkan alat jualan korban menggunakan celurit. Setelah melakukan aksi itu, gerombolan geng motor itu kembali konvoi.
Lalu, mereka melihat dua warga yang sedang berbonceng menggunakan sepeda motor. Saat itu, para pelaku langsung menyerang warga tersebut dan menghancurkan sepeda motornya.
“Segerombolan geng motor tersebut langsung menyerang pengendara itu dengan cara menghancurkan sepeda motornya. Setelah melakukan aksi di Lubuk Pakam, pelaku menuju Simpang Kayu Besar dan membubarkan diri,” jelasnya.
Warga yang terkena bacokan geng motor itu lalu membuat laporan ke Polresta Deli Serdang. Pihak kepolisian yang menerima laporan itu lalu menyelidiki keberadaan para pelaku hingga mengamankan mereka.
Selain menangkap para pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah sepeda motor serta sajam yang digunakan para pelaku saat beraksi.
“Kami sudah melakukan pemeriksaan kepada para pelaku,” tukasnya, seperti dikutip dari detikSumut, Selasa (5/3/2024).
(KTS/rel)












