Prestasi Luar Biasa, Dua Dosen UPN Veteran Jakarta Raih Silver Medal di Osaka

Bawa Produk Skincare dan UMKM Indonesia Tembus Panggung Global

STRATEGINEWS.id, Osaka, Jepang — Oktober 2025.Dua dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ), Dr. Indri Arrafi Juliannisa, SE., ME. dan Dipl. Kauffrau Freesca Syafitri, SE., MA., menorehkan prestasi membanggakan di ajang internasional. Keduanya meraih Silver Medal sebagai Best Presenter dalam 2nd International Halal Conference yang digelar di Mydome Osaka, Jepang, berkat riset dan presentasi mereka mengenai potensi besar produk skincare halal Indonesia di pasar global.

Tidak berhenti di situ, keduanya juga menggandeng Inopak Institute untuk membawa sejumlah UMKM makanan olahan Indonesia tampil di panggung dunia, memperkenalkan inovasi produk halal lokal yang berdaya saing internasional.

Skincare Halal dan Diplomasi Ekonomi Inklusif

Dalam forum yang dihadiri akademisi, praktisi bisnis, dan pelaku industri halal dari berbagai negara, Dr. Indri dan Freesca memaparkan riset mereka mengenai peluang industri skincare halal Indonesia untuk menembus pasar global yang terus tumbuh pesat. Dengan pendekatan riset berbasis inovasi, keduanya menyoroti bagaimana kombinasi antara standarisasi kualitas, branding etis, dan jejaring diaspora Indonesia dapat memperkuat posisi produk lokal di pasar Asia dan Eropa.

“Potensi produk skincare halal dari Indonesia luar biasa besar, tetapi masih perlu diperkuat melalui riset, kolaborasi, dan strategi branding yang tepat,” ujar Dipl. Kauffrau Freesca Syafitri, dosen dan peneliti di bidang ekonomi dan kebijakan publik.

“Kami ingin menunjukkan bahwa produk halal Indonesia tidak hanya layak bersaing, tetapi juga bisa menjadi tren global jika didukung ekosistem yang inovatif.” sambungnya

Dosen UPNVJ dan Inopak Institute Angkat UMKM Indonesia ke Panggung Dunia

Selain keberhasilan akademik, Dr. Indri dan Freesca juga menginisiasi langkah konkret dengan membawa sejumlah UMKM makanan olahan Indonesia ke ajang internasional melalui kemitraan bersama Inopak Institute, lembaga yang fokus pada inovasi produk halal dan pengembangan usaha kecil.

Salah satu UMKM binaan yang turut berpartisipasi adalah TIDESSA, produsen makanan olahan lokal yang kini tengah mengembangkan ekspansi bisnis ke luar negeri. Melalui pendampingan kedua dosen UPNVJ, UMKM TIDESSA berhasil meningkatkan kapasitas produksinya, memperoleh sertifikasi halal berstandar internasional, dan memperkuat strategi digital marketing.

“Kolaborasi antara akademisi dan industri ini menjadi bukti nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujar Dr. Indri Arrafi Juliannisa. “Kami tidak hanya mengajarkan teori di kelas, tetapi juga memastikan hasil riset kami bermanfaat langsung bagi masyarakat dan pelaku usaha kecil.”

Momentum bagi Indonesia Menuju Pusat Industri Halal Dunia

Raihan Silver Medal di Osaka menjadi simbol pengakuan internasional atas kualitas sumber daya manusia dan riset akademik Indonesia. Kolaborasi antara UPN Veteran Jakarta, Inopak Institute, dan pelaku UMKM menegaskan peran penting dunia pendidikan tinggi dalam memperkuat ekosistem industri halal nasional.

“Pencapaian ini menjadi momentum agar universitas di Indonesia semakin aktif berkontribusi pada ekonomi kreatif dan industri halal global. Kolaborasi lintas sektor seperti ini adalah kunci agar Indonesia tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pemain utama di pasar internasional,” tambah pengamat kebijakan publik Freesca Syafitri.

[sam/red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *