Budaya  

Disperpussip Kota Singkawang Terbitkan Buku “Jejaring Napas Budaya”

Strateginews.id, Singkawang Kalbar – Menggali potensi dan upaya memperkaya penulisan konten budaya Kota Singkawang. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpussip) Kota Singkawang, kembali menggelar Bimbingan Tekhnis (Bimtek) kepenulisan konten budaya lokal. Kali ini bimtek, dilaksanakan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kota Singkawang.

Kepala Dinas Perpussip Kota Singkawang Abdul Hadi S.Sos menerangkan, bimtek kepenulisan berbasis konten budaya lokal kali ini dilaksanakan secara bertahap. Yakni 20 Januari, 10 Februari dan 31 Maret 2026. Peserta bimtek kurang lebih 60 orang terdiri dari unsur perguruan tinggi, kepala sekolah, dan Lurah se Kota Singkawang. Berlangsung di aula pussip Jl. Merdeka (depan mess daerah) Singkawang Barat.

Sepuluh objek pemajuan kebudayaan (OPK) sebagai rujukan penulisan budaya lokal yang akan dihasilkan peserta. Diantaranya Adat Istiadat, Bahasa, Manuskrip, Olahraga Tradisional, Pengetahuan Tradisional, Permainan Rakyat, Ritus, Seni, Tehnologi Tradisional dan Tradisi Lisan.

“Penulisan yang akan dihasilkan para peserta, berupa artikel ilmiah dan essai berbasis budaya lokal kota Singkawang. Tulisan tulisan peserta tersebut akan kembali diterbitkan ( buku ke 2) dalam wujud kumpulan artikel ilmiah dan essai sebagai hasil karya dan pembendaharaan budaya lokal Singkawang , ” kata Abdul Hadi menerangkan.

Sebelumnya, disperpussip Kota Singkawang telah menyelenggarakan kegiatan bimtek serupa. Yang berlangsung secara bertahap. 15-30 September dan 9 Oktober 2025 yang lalu.. Menghadirkan narasumber Ilham Setiawan S.Sn, Abrrorza Ahmad Yusra, S.S dan Dr. Gunta Wirawan, M.Pd.

Kala itu Abdul Hadi menerangkan, Disperpussip Kota Singkawang, dapat merealisasikan bimtek kepenulisan berbasis konten budaya lokal, melalui sumber dana DAK Non Fisik Perpusnas RI tahun 2025.

Dia berharap, adanya bimtek ini akan muncul penulis penulis berbasis konten budaya lokal di Kota Singkawang.

“Kita berharap, dengan adanya bimtek kepenulisan ini akan muncul penulis penulis baru di Kota Singkawang. Sehingga akan memperkaya (hasil karya) kita. Dan sebagai kota wisata, karya penulisan yang dihasilkan, dapat menjadi literatur tentang bagaimana kondisi budaya di Kota Singkawang, ” ucap Abdul Hadi.

Sebagai hasil Bimtek kepenulisan berbasis konten budaya lokal, saat ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Singkawang telah menerbitkan hasil karya penulis. Dalam wujud buku Antologi Essai dan Artikel Kebudayaan Kota Singkawang. Berjudul ” “Jejaring Napas Budaya”. 376 halaman, memuat 26 tulisan essai penulis dan 17 artikel ilmiah

Kata pengantar pada buku Jejaring Napas Budaya. Bagian pentingnya, Kadis Perpussip Kota Singkawang Abdul Hadi mengatakan, perpaduan harmonis antar etnik di Kota Singkawang, telah melahirkan sebuah mozaik yang memukau.

Kata dia, persembahan kami untuk merayakan kekayaan (budaya) tersebut. Setiap tulisan yang ada di dalamnya adalah sebuah jendela kecil yang mengajak kita untuk mengintip, merenung dan memahami lebih jauh tentang berbagai aspek budaya yang membentuk Singkawang dalam rangka memajukan kebudayaan dan merawat keberagaman.

Melalui sekilas perjalanan dalam menapaki jejak budaya yang ada di Kota Singkawang. Kami berharap, tulis Abdul Hadi, pembaca dapat juga merasakan perjalanan budaya Singkawang. Bukan hanya sebagai sebuah destinasi, melainkan sebagai sebuah rumah bagi ribuan cerita dan tradisi karena masyarakat adalah pemilik dan penggerak kebudayaan.

(Ibnu Azan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *