Pengamat Sebut Empat Faktor Bikin Mega Sulit Gabung Koalisi Prabowo

Pengamat Politik Amerika Serikat, Jerry Massie

STRATEGINEWS.id, Jakarta –  Rekonsisilasi Partai Gerindra dan PDI Perjuangan diprediksi tidak akan berjalan mulus.

Pakar Politik Jerry Massie menilai ada empat faktor yang menjadi pertimbangan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri sulit bergabung dengan Koalisi Prabowo.

Pertama, kata Jerry faktor Soesilo Bambang Yudhoyono. Menurut Jerry, perseteruan SBY dan Mega terbilang cukup lama, sejak SBY naik tahta sebagai Presiden ke-5 dan 6. Keduanya mulai jarang bersua dan berkomuninkasi alias renggang, padahal SBY cukup dekat dengan Mega kala putri Presiden pertama RI Soekarno ini menjadi presiden menggatikan Gus Dur.

“ Berkali-kali SBY mengundang Mega hadir upacara di Istana tapi tak pernah digubris. Jadi memang saya nilai Mega masih belum move on pada SBY. Nah, dengan kedekatan SBY dan Prabowo saat ini maka bisa membuyarkan asa Megawati beralih haluan mendukung Prabowo-Gibran,” kata Jerry kepada strateginews.id, Senin [15/4]

“ Barangkali kalau Puan dan Ganjar yang jadi Wapresnya Prabowo bisa saja peluang Mega berafiliasi cukup terbuka. Sejatinya, agak berat untuk Mega merapat bersatu dengan pemerintahan Prabowo. Kalau dengan Prabowo saya kira Mega tak ada masalah berbeda dengan SBY,” ujarnya.

Faktor kedua, lanjut Jerry karena Titiek Soeharto.

“ Megawati saya kira masih terbayang masa lalu yang kelam saat Presiden Soeharto menduduki tampuk kekuasaan saat menggantkan posisi ayahnya Presiden Soekarno. Jadi ini tetap akan menjadi nightmare atau mimpi buruk serta merupakan memory yang kelam yang sulit dilupakan. Lihat saja, bagaimana saat aset-aset Soeharto yang dipegang anak-anaknya dirampas oleh negara di era kekuasaan PDIP,” ungkap Jerry.

Menurut Jerry, tetap saja peristiwa masa lalu masih membekas pada Megawati. Yang tumbangkan pemerintahan Orba selain aktivis 98, mahasiswa dan peran PDIP Perjuangan Megawati sangat kuat.

“ Nah ada indikasi Ibu Titiek akan mendampingi Prabowo sebagai Ibu negara maka saya prediksi akan membuat PDIP no comfort (tak nyaman) jika berkoalisi dengan Prabowo,” ungkapnya.

Selain itu, tambah Jerry, faktor Jokowi juga mempengaruhi keengganan Megawati untuk bergabung dengan koalisi Prabowo. Sebut dia, faktor Gibran Rakabuming Raka, yang merupakan anak Jokowi, menjadi pemicu renggangnya hubungan Mega-Jokowi.

“ Nah dengan Gibran anaknya menjadi cawapres Prabowo saya percaya ada kerenggangan keduanya. Bukti kongkrit sudah 2 kali hari raya Idul Fitri Jokowi tak berkenjung dan datang bersalaman ke kediaman Megawati Soekarnoputri. Padahal ini tak pernah terjadi sebelumnya. Bahkan HUT PDIP justru Jokowi berkunjung ke luar negeri,” tuturnya.

“ Lain pula ceritanya jika Jokowi mendukung Ganjar sebagai capres PDIP maka hubungan antara Jokowi dan Mega pasti akan tetap langgeng,” ucap Jerry

Faktor keempat menurut Jerry, kelompok Grassroot.arus bawah PDIP

“ Mereka menyebut tak akan menolak jika PDIP akan bergabung dengan Prabowo-Gibran. Barangkali mereka masih marah dengan keputusan Jokowi tak mendukung jagoan mereka,” pungkasnya.

[nug/red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *