Wapres Ma’ruf Amin Tekankan  Pentingnya Proses Pemilu Yang Berfokus pada Isu Kunci Perilaku Demokratis

Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin [Foto istimewa]

STRATEGINEWS.Id, Jakarta – Dalam program acara Satu Meja The Forum Kompas TV bertajuk “Publik Harus Awasi Pemilu” yang ditayangkan Rabu [27/12] malam, Wakil Presiden KH., Ma’ruf Amin mengingatkan pentingnya proses pemilu yang berfokus pada isu-isu kunci dan perilaku demokratis.

“ Saya kira yang penting itu memang tidak ada perilaku-perilaku yang kurang demokratis, baik dari penyelenggaraan pemilu, dari aparat, termasuk dari peserta pemilu itu sendiri, jangan juga ada perilaku yang tidak sehat. Kalau semua berjalan baik, saya kira diharapankan hasilnya juga baik,” kata Wapres Ma’ruf Amin, dikutip strateginews.id, dari Antara.

Selain itu, Wapres juga menggarisbawahi  perlunya penguatan isu-isu krisial yang menjadi tantangan bangsa Indonesia sebagai tema kampanye.

Lanjut Wapres, termasuk dalam penyelenggaraan debat calon presiden dan calon wakil presiden. Menurutnya, perlu adanya tanya jawab terfokus, seperti t erkait masalah HAM, demokrasi, pendidikan dan kemiskinan.

“ Sebenarnya seperti itu yang diharapkan, ada pertanyaan kemudian dijawab, tetapi per isu saja. Misalnya isu HAM diperdebatkan berapa lama kemudian istirahat, isu demokrasi, pendidikan dan kemiskinan. Sara kira begitu,” demikian saran Wapres Ma’ruf Amin.

Wapres, dalam kesempatan itu juga mencermati adanya gejala kampanye tidak sehat yang ditunjukkan dengan adanya aduan-aduan kepada Badan Pengawas Pemilu [Bawaslu].

Untuk itu, kata Wapres, demi menjaga pemilu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil, ia meminta Bawaslu untuk memproses setiap aduan yang masuk.

“ Kalau protes-protes kan ada. Coba protes-protes itu didalami oleh Bawaslu. Jadi semua yang muncul didalami, betul apa tidak. Kalau betul ditindaklanjuti oleh Bawaslu. Jangan sampai tidak ditindaklanjuti. Kan pemilu jurdil, luber, itu kan perintah konstitusi, jadinya harus dilaksanakan dengan baik,” terangnya.

Peran Bawaslu, tegas Wapres, sangat penting, yakni selain untuk menghindari adanya protes-protes setelah pemilu, juga menjaga agar hasil pemilu sah.

Wapres menghimbau agar Bawaslu tidak melakukan pembiaran terhadap setiap aduan yang masuk.

“ Jangan ada pembiaran-pembiaran itu. Harus ditindaklanjuti. Hasilnya seperti apa harus diumumkan kepada publik. Ini yang ke depan masih perlu ditingkatkan,” kata Wapres.

Selanjutnya kepada Komisi Pemilihan Umum [KPU] sebagai penyelenggara Pemilu, Wapres berpesan agar terus bersikap adil kepada seluruh kontestan, sebagai upaya menghindari munculnya protes-protes yang dapat berujung konflik di kemudian hari.

“ Penyelenggara pemilu harus betul-betul adil kepada semua. Jangan sampai ada yang terkesan ada yang dibedakan, sehingga muncul protes-protes,” tegasnya.

[Antara/nur]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *