KPU Hapus Debat Khusus Cawapres, Praktisi Hukum Suriyanto Pd: Akal-akalan, Rakyat Jangan Dibodohi

Dr. Suriyanto Pd, SH, MH, M.Kn

STRATEGINEWS.Id, Jakarta – Publik dikejutkan oleh keputusan Komisi Pemilihan Umum meniadakan debat khusus antar calon wakil presiden.  Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengubah format Debat Cawapres pada gelaran Pilpres 2024.

KPU  akan membuat 5 kali Debat Capres-Cawapres yang formatnya akan terus diikuti oleh capres dan cawapres secara bersamaan.  Konsep tersebut berbeda dengan Pilpres 2019, di mana selain ada dua kali debat khusus capres dan sekali debat yang dihadiri capres-cawapres bersamaan, terdapat juga sekali acara debat khusus cawapres.

Menanggapi hal ini, Praktisi Hukum Dr. Suriyanto Pd, SH, MH, M.Kn, sangat menyayangkan keputusan KPU yang terkesan mengada-ada dan akal-akalan.

“ Jangan membuat kebijakan akal-akalan. Rakyat berhak untuk tahu visi misi dan tingkat kecerdasan calon. Ini terkesan untuk melindungi Gibran yang minim pengalaman birokrasi maupun politik. Kalau KPU selaku penyelenggara pemilu sudah tidak fair, mau jadi apa kualitas demokrasi kita?” kata Suriyanto melalui keterangan di Jakarta, Sabtu 2 Desember 2023.

“ Kemampuan komunikasi dan termasuk kapasitas gagasan itu penting. Maka akan sangat buruk kalau sampai debat Cawapres ditiadakan, akan terkesan sekali bahwa KPU seolah-olah melindungi Gibran. Semakin tidak jelas arah KPU. Jadi kita layak bertanya, ada apa dengan mereka sebenarnya,” kata Suriyanto.

[nur/red]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *