Berita  

Ternyata underpass dibangun di Jalan Gaharu ke Jawa Medan

Teks foto: Underpass Simpang Titi Kuning, Medan.

STRATEGINEWS.id, Medan — Pemerintah Kota (Pemko) Medan telah memastikan, rencana pembangunan dua underpass di Kota Medan yang bersumber dari APBD Kota Medan akan segera dilakukan dalam waktu dekat. Bahkan saat ini, DED (Detail Engineering Design) kedua underpass tersebut telah rampung.

Dari hasil DED yang sudah difinalisasi, terdapat perubahan rencana pembangunan, khususnya untuk pembangunan underpass di simpang Jalan HM Yamin. Sebab sebelumnya, Pemko Medan dikabarkan akan membangun underpass di Jalan HM Yamin, melintasi simpang Jalan Gaharu dan Jalan Jawa.

Namun berdasarkan DED yang telah difinalisasi, pembangunan justru akan dilakukan dari Jalan Gaharu menuju Jalan Jawa atau melintasi simpang Jalan HM Yamin. Sementara di Jalan HM Yamin akan dibuat crossing.

“Untuk underpass simpang HM Yamin akan dibangun dari Jalan Gaharu ke Jalan Jawa, crossing di Jalan HM Yamin,” kata Sekretaris Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Willy Irawan, seperti dilansir SumutPos, Selasa (6/6/2023).

Perubahan tersebut ditengarai karena adanya rel kereta api yang melintang di Jalan HM Yamin. Sementara bila dibangun dari Jalan Gaharu ke Jalan Jawa, pembangunan underpass tidak akan mengganggu keberadaan rel kereta api. Terkait dengan hal itu, Willy enggan berkomentar jauh.

Namun Willy membenarkan, bila underpass dibangun dari Jalan Gaharu menuju Jalan Jawa, maka tidak ada lahan yang harus dibebaskan. Sebab, tidak ada lahan masyarakat yang terdampak atas pembangunan underpass dari Jalan Gaharu menuju Jalan Jawa. “Ya, (pembangunan underpass dari Jalan Gaharu menuju Jalan Jawa) tanpa pembebasan lahan,” ujarnya.

Saat ini, sambung Willy, pihaknya tengah mempersiapkan proses lelang tender pembangunan underpass simpang Jalan HM Yamin. Dia juga memastikan bahwa proses lelang pembangunan underpass simpang Jalan HM Yamin tersebut akan dilakukan bersamaan dengan lelang underpass simpang Jalan Juanda. “Segera kita lelang keduanya (underpass HM Yamin dan simpang Juanda) dalam waktu dekat,” katanya.

Kota Medan menargetkan pembangunan fisik kedua underpass dengan anggaran multiyears yang bersumber dari APBD Kota Medan dengan total Rp 400 miliar tersebut akan dikerjakan pada triwulan ketiga Tahun Anggaran 2023. “Targetnya di triwulan 3 atau sekitar bulan Juli sudah mulai dikerjakan pembangunan fisiknya,” tukasnya.

(KTS/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *